Truk Sawit Gunakan Jalan Umum, Ini Kata Bupati

 

TANJUNG REDEB – Ruas jalan kabupaten yang rusak akibat aktivitas truk milik perusahaan kelapa sawit yang kerap melintas melalui jalan umum dengan muatan yang melebihi kapasitas badan jalan di wilayah Kecamatan Segah mendapat sorotan dari Bupati Berau, Muharram.

Dikatakan Muharram, dalam lawatanya ke Kampung Tepian Buah baru-baru ini, ruas jalan utama yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan ibu kota kecamatan, ditemukannya memang hampir dipenuhi lubang dan lampur. Menyikapi hal tersebut,  Muharram berjanji akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terkait perbaikan ruas jalan tersebut.

BACA JUGA : Perusahaan Sawit Gunakan Jalan Segah, Aspal Berubah Jadi Lautan Lumpur

“Coba nanti saya cek ke DPU, terkait kerusakan jalan itu mudah-mudahan jadi bahan perhatian DPU untuk segera ditindaklanjuti, karena kita sedang defisit jadi memang anggaran agak sulit,” kata Muharram kepada beraunews.com, Jumat (28/10/2016).

 

Saat disinggung mengenai penyebab kerusakan jalan akibat aktivitas truk milik perusahaan kelapa sawit, Muharram mengakui jika sudah saatnya ada regulasi khusus guna menyikapi hal tersebut. Menurutnya, pembangunan jalan dengan menggunakan aspal hanya akan bertahan dalam waktu sebentar.

“Jadi saya punya pemikiran ke depan, jika jalur-jalur kabupaten yang sekiranya akan di lalui mobil sawit diubah menjadi jalan cor, bukan lagi pakai aspal. Karena itu lebih tahan lama,” jelasnya.

BACA JUGA : Truk Sawit Rusak Jalan, Ini Kata DPRD

Terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan truk milik perusahaan kelapa sawit karena menggunkan jalan umum untuk aktivitasnya, Muharram mengatakan, pemkab akan melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian.

“Kalau memang itu menyalahi aturan, ya harus ditindak. Kita coba koordinasi dengan kepolisian mengenai hal itu,” pungkasnya.(M.S. Zuhrie)