Soal Izin Sawit dan Semen Di Biduk-Biduk, Ini Kata Kepala BPPMD Kaltim

 

SAMARINDA – Kepala Badan Perijinan dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Kaltim, Diddy Rusdiansyah menanggapi protes keras yang disuarakan masyarakat Berau, terkait terbitnya izin lokasi perkebunan kelapa sawit dan izin pabrik semen di Kecamatan Biduk-Biduk.

BACA JUGA : Sawit dan Semen di Biduk-Biduk, Jatam dan Anggota DPRD Kaltim Serukan Perlawanan

Disampaikannya, apa yang telah menjadi keputusan pihaknya dengan menerbitkan izin tambang batu gamping atau pabrik semen serta izin lokasi perkebunan sawit seluas 17.021 hektar yang terbentang dari Kampung Giring-Giring, Teluk Sulaiman, Teluk Sumbang, hingga Tanjung Mangkalihat, Kecamatan Sandaran, Kutai Timur itu telah sesuai dengan aturan serta Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kaltim. Bahkan menurutnya, apa yang telah menjadi kebijakannya itu, sejauh ini sudah benar.

“Mohon bantu kami untuk mensosialisasikan izin yang kami terbitkan, yang menurut aturan sudah benar, dan kita cari solusi yang terbaik untuk membangun Kaltim tanpa merusak lingkungan,” ungkapnya kepada beraunews.com melalui pesan whatsapp, Senin (25/10/2016) kemarin.

BACA JUGA : Protes Izin Semen dan Sawit, Pegiat Pariwisata Buat Surat Terbuka Untuk Gubernur Kaltim

Seperti diketahui bersama, Biduk-Biduk merupakan salah satu wilayah sentral pariwisata yang ada di Kabupaten Berau, bahkan di Kaltim. Dengan adanya izin perkebunan sawit dan pabrik semen di wilayah itu, tentu dikhawatirkan akan merusak sebagian ekosistem yang ada disana.

Sejauh ini, sudah banyak warga yang memprotes kebijakan tersebut, mulai dari warga Biduk-Biduk, LSM, pegiat pariwisata bahkan hingga DPRD Berau juga menolak hal itu. Terkait itu, pihaknya juga mempersilahkan menyampaikan aspirasinya terkait penolakan atas izin industri di wilayah tersebut.

“Silahkan dialog dengan para stakeholder setempat. Kami perhatikan masukan yang dibuat tertulis dan kami akan terus pantau,” ujarnya.

BACA JUGA : DPRD Berau Akan Bawa Aspirasi Penolakan Masyarakat Terhadap Pabrik Semen dan Sawit

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut, Diddy tak lagi merespon. Bahkan upaya beraunews.com untuk mencari lebih banyak informasi terkait izin industri tersebut melalui SMS, Whatsapp hingga telepon tak mendapat tanggapan.(Hendra Irawan)