UMSK Berau 2016 Ditetapkan Rp2,65 Juta

 

TANJUNG REDEB – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau bersama Dewan Pengupahan, akhirnya menetapkan besaran Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) tahun 2016. Besaran UMSK tahun ini mengalami kenaikan 4,35 persen, dari Rp2.540.000 pada tahun 2015 menjadi Rp2.650.150.

Penetapan itu sendiri melalui rapat pleno yang digelar tanggal 17 oktober 2016 lalu, dengan dihadiri anggota dewan pengupahan yang terdiri dari perwakilan serikat pekerja dan dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

“Penetapan UMSK ini sesuai Pasal 44 ayat 1 dan 2 Peraturan Pemerintah Nomor 78/2015 tentang Pengupahan. Proses pleno penetapan ini juga berjalan dengan alot. Sebab, dari sejumlah tim yang terlibat sempat terjadi ketidakcocokan,” ungkap Kepala Disnakertrans Berau, M. Syarkawi HAB kepada beraunews.com, Rabu (18/10/2016) kemarin.

Dikatakannya, setelah penetapan itu, Dewan Pengupahan menjadwalkan untuk bertemu Bupati Berau, Muharram guna menyampaikan besaran UMSK yang sudah ditetapkan.

“Kami akan minta rekomendasi beliau (Bupati-red), kalau itu disetujui untuk diteruskan ke Gubernur agar segera dikeluarkan Surat Keputusan (SK) dan segera direalisasikan,” ujarnya.

Diakuinya, penyelenggaraan rapat pleno tersebut terbilang sangat terlambat. Seharusnya kesepakatan besaran UMSK harus dilakukan sejak awal tahun lalu, namun molor sampai tanggal 17 Oktober 2016.

Kondisi ini disebabkan, Disnakertrans masih menunggu penetapan UMSK untuk tingkat provinsi terlebih dahulu. Syarkawi juga berharap agar masyarakat dapat memahaminya, sehingga tidak mudah terprovokasi terhadap isu tak benar.

“Ini sudah telat jauh sekali, harusnya sejak awal tahun sudah ada putusan berapa UMSK, cuma kami menunggu penetapan UMSK dari provinsi. Seperti itu mekanismenya, jadi tidak bisa kita langsung menetapkan,” tutupnya.(M.S. Zuhrie)