Soal Wacana Pembangunan PLTN, Ini Kata Ketua DPRD

 

TANJUNG REDEB – Penolakan terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang dinyatakan Ikatan Pemuda Talisayan (IPT) kepada Pemprov dan Pemkab, dikatakan Ketua DPRD Berau, Syarifatul Sya’diah, merupakan bentuk respon negatif dari masyarakat terhadap rencana tersebut.

Sebagai wakil rakyat, perempuan yang akrab disapa Sari ini menyarankan kepada pemerintah untuk mengkaji lebih dalam dan memberikan sosialisasi kepada seluruh masyarakat serta memperkenalkan teknologi baru yang akan diterapkan di Indonesia tersebut baik dari segi keuntungan, kerugian maupun resiko yang akan ditimbulkan dari pembangunan PLTN.

“Jujur, secara pribadi saat saya mendengar kata nuklir, maka yang terlintas dalam benak saya ada kaitannya dengan bom nuklir atau kebocoran nuklir di Chernobyl, Ukraina. Tanpa kita sadari perkembangan iptek saat ini telah merubah paradigma kita tentang nuklir. Nah, itu perlu dijelaskan ke masyarakat biar mereka memahaminya, karena ini bukanlah hal sepele tapi menyangkut nasib rakyat dan lingkungan hidup kedepannya,” ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (15/10/2016).

BACA JUGA : Bupati Berau : Masyarakat Bisa Menolak Atau Menerima Setelah Memahami Soal PLTN

Meski baru sebatas wacana dari Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak, pada fase inilah pemerintah berperan untuk melihat bagaimana respon masyarakat. Masih adanya beberapa alternatif energi yang ramah lingkungan juga dapat dimanfaatkan dalam pemenuhan kebutuhan energi di tengah masyarakat.

Perempuan yang bernaung di bawah Fraksi Partai Golkar ini juga menyebutkan, setiap investasi yang masuk ke Berau harus bermanfaat bagi pemerintah, terutama bagi masyarakat, ramah lingkungan dan tidak membahayakan atau menimbulkan resiko yang dapat mengancam kehidupan masyarakat di kemudian hari.

“Kalau masih ada alternatif energi yang ramah lingkungan kenapa tidak? Tapi intinya sebelum diputuskan harus benar-benar dikaji dulu, dipresentasikan kepada pemerintah dan DPRD serta sosialisasikan kepada masyarakat seluruh dampaknya, baik positif maupun negatif yang akan ditimbulkan,” tandasnya.(Marta)