Jangan Cuma Kejar Juara, Peserta Fotografi Harus Perkenalkan Derawan

 

TANJUNG REDEB – Bertempat di halaman Kantor Bupati, puluhan fotografer dari berbagai daerah, seperti Kota Bontang, Samarinda, Balikpapan, Jakarta hingga dari Papua berkumpul di Bumi Batiwakkal. Para pecinta fotografi ini berkumpul untuk mengikuti pelaksanaan kegiatan lomba Derawan Race Photography yang akan eksplor objek wisata yang ada di Kepulauan Derawan.

Kedatangan mereka pun langsung mendapat sambutan hangat Bupati Berau, Muharram serta jajarannya. Dalam sambutan singkatnya, Muharram mengharapkan, kedepanya kegiatan ini bukan hanya diikuti 40 peserta, namun juga bisa diikuti oleh para fotografer dari luar negeri.

Dengan kehadiran para fotografer internasional, diyakini Muharram akan semakin banyak menarik wisatawan dari Eropa, Amerika hingga kawasan Asia untuk menikmati objek wisata alam dan budaya di Kabupaten Berau.

“Saya lihat pesertanya cukup banyak, ada yang dari seputaran Kaltim, Jakarta, Banten sampai Papua. Tapi saya berharap, berikutnya ada peserta dari luar negeri. Karena tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mempromosikan pariwisata Berau,” jelasnya dihadapan para peserta lomba, Jum’at (7/10/2016).

BACA JUGA : Promosikan Wisata Lewat Fotografi

Selain itu, Muharram juga menitip pesan kepada para fotografer, agar jangan hanya sekadar mengejar menjadi juara lomba semata, namun harus bisa memberikan dampak positif bagi kemajuan wisata di Kabupaten Berau, khususnya Kepulauan Derawan dan pulau pulau sekitarnya.

“Harus bisa memberikan manfaat lebih dengan menyebarkan foto-foto hasil karya kalian di media sosial. Karena media sosial sekarang ini menjadi ajang promosi yang paling efektif, jangan cuma mau menang saja,” imbuhnya.

Muharram tak menampik, masih banyak fasilitas di tempat-tempat wisata yang harus dibenahi. Tidak hanya fasilitas dan kebersihannya saja, namun juga budaya masyarakat lokal yang harus lebih ramah lagi terhadap pengunjung.

Dirinya pun berharap, bagi para pengusaha, khususnya di bidang agen perjalanan agar lebih aktif mengarahkan wisatawan untuk berkunjung ke wilayah paling utara Kaltim ini.

“Jadi jangan karena diatur oleh Dinas Pariwisata baru para agen perjalanan ini bergerak. Kami berharap ada inisiatif dari para agen perjalanan,” pungkasnya. (M.S. Zuhrie)