Dimana Objek Lahan, Disitulah Urus Administrasinya

 

TANJUNG REDEB – Tak sedikit masyarkat yang bingung mengurus surat kepemilikan lahan di Kabupaten Berau. Apalagi mereka yang memiliki lahan dan sudah disuratkan di atas tahun 2005. Pasalnya, letak objek tanah dengan wilayah kelurahan terkadang tak sama. Seperti di Kecamatan Tanjung Redeb, yang dulunya masih menggunakan 3 kelurahan, namun setelah pemekaran menjadi 6 kelurahan.

Lurah Tanjung Redeb, Amir Hidayat mengatakan, masyarakat ataupun pihak-pihak lain perlu memahami, jika mengurus administrasi saat ini adalah di wilayah kelurahan masing-masing. Meski keterangan pada surat masih menggunakan yang lama, namun pejabat setempat akan memberikan keterangan terkait hal itu.

“Ada beberapa warga yang punya tanah di wilayah Kelurahan Gunung Panjang, tapi disurat masuk wilayah Tanjung Redeb karena itu surat lama, tapi selama objek tanah sekarang ada di Kelurahan Gunung Panjang, maka mengurus administrasinya juga disana,” ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (1/10/2016).

Dikatakannya, jika dulu memang hanya ada 3 kelurahan, yakni Tanjung Redeb, Bedungun dan Gayam. Tapi setelah dimekarkan pada tahun 2005 menjadi 6 Kelurahan, dimana Kelurahan Tanjung Redeb dipecah dan membentuk Kelurahan Karang Ambun dan Gunung Panjang, Sementara Gayam juga menjadi dua dan terbentuk Kelurahan Bugis.

“Kalau Bedungun tidak ada pecahannya. Dengan demikian, dimanapun letak wilayah saat ini, mengurus administrasinya tetap diwilayah yang saat ini berada objeknya,” bebernya.

Amir berharap, pihak-pihak lain seperti halnya bank-bank ataupun perusahaan lain yang berbasis peminjaman dana bisa memahami ini. Hal ini juga perlu dipahami pejabat lingkungan agar masyarakat tidak terlalu sibuk mengurus keperluan administrasi.

“Ini perlu kita pahami semua, jangan sampai masyarakat nanti tidak paham dan merasa menjadi bola pingpong jika harus kesana kemari,” pungkasnya.(Dedy Warseto)