Sayangkan Tenaga Kontrak Gunakan Sabu, Wabup Evaluasi SKPD

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo menyayangkan adanya oknum tenaga kontrak di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) atau disebut dengan Bantuan Polisi Pamong Praja (Banpol PP), yang mengkonsumsi narkotika jenis sabu.

Meski masih berstatus tenaga kontrak, namun hal tersebut merupakan suatu tindakan yang memalukan dan Wabup sendiri berjanji akan melakukan evaluasi bagi tenaga kontrak di semua SKPD.

"Meskipun dia hanya berstatus tenaga kontrak, tapi saya sangat menyayangkan tindakan itu dan kami juga akan evaluasi lagi para tenaga kontrak di SKPD lainnya. Kita akan lihat seberapa perlunya tenaga kontrak yang ada, dan kita lihat bagaimana kinerjanya juga," ungkapnya kepada beraunews.com, Kamis (22/9/2016).

BACA JUGA : Banpol PP Terlibat Narkoba Akan Diberhentikan

Dikatakan Wabup, selama ini perekrutan tenaga kontrak dilakukan bukan berdasarkan kebutuhan, namun lebih kepada rasa kasihan dan juga adanya kepentingan lain.

"Bupati juga sudah sampaikan hal ini beberapa waktu lalu. Makanya kita perlu evaluasi ini, seberapa pentingnya tenaga kontrak yang ada dan apa sesuai kebutuhan," katanya.

BACA JUGA : Gaji PTT Capai Rp100 Miliar, Bupati Minta Pengangkatan PTT Tak Hanya Urusan SKPD

Bukan hanya itu, dengan defisit anggaran yang saat ini dialami Kabupaten Berau, bisa jadi tenaga kontrak yang dianggap tidak efektif akan diputus masa kontraknya.

"Walau ada anggaran tapi jika tidak terlalu penting, akan diputus juga kontraknya," pungkasnya.(Dedy Warseto)