Harga Sewa Stand Berau Expo Melambung, Diskoperindag Sebut Permainan Pedagang

 

TANJUNG REDEB – Tarif sewa stand UKM di Berau Expo 2016 telah ditetapkan sebesar Rp2 juta untuk ukuran besar dan Rp950 ribu ukuran sedang. Sementara, untuk harga yang saat ini dinilai terlalu tinggi, merupakan permainan dari beberapa pedagang. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Yusriansyah.

Dikatakannya, penetapan tarif untuk kedua jenis stand itu awalnya sama sekali tidak dipermasalahkan. Bahkan, seluruh pedagang bersedia membayar guna mendapatkan stand tersebut. Namun, setelah memperoleh stand, beberapa pedagang dari luar daerah memilih untuk menjualnya kembali ke pedagang lainnya.

“Ini yang tidak bisa kita pantau, karena beberapa kali kita turun ke lapangan, kita juga tidak bisa berbuat apa-apa. Meskipun kita temukan foto di kartu peserta berbeda dengan yang menjual, tapi mereka sebagian mengaku masih keluarga. Kan tidak mungkin kita menindak kalau keluarganya. Ini jadi modus mereka,” ungkap Yusriansyah kepada beraunews.com, Rabu (21/9/2016).

BACA JUGA : Selain Parkir, Stand Berau Expo Juga Lahan Oknum Raup Keuntungan

Ditenegaskannya, jika pihaknya menangkap basah para pedagang nakal ini, maka pihaknya tak segan mem-blacklist pedagang tersebut pada kegiatan Expo tahun berikutnya. Sementara terkait isu adanya oknum petugas pasar bermain, Yusriansyah menepis hal tersebut. Dikatakannya, sejauh ini tidak ditemukan adanya permainan dari petugas, hanya dari pedagang saja.

“Kita juga berharap agar para pedagang ini seharusnya menghitung juga, apakah dengan membeli stand itu dapat menutupi dengan keuntungan dalam 10 hari ini,” pungkasnya.

Sementara, dari beberapa informasi yang dihimpun, harga sewa stand ini naik cukup tinggi, seperti ukuran besar yang seharusnya Rp2 juta menjadi Rp5 juta, sementara ukuran sedang dari Rp950 ribu naik menjadi Rp2 juta. Beberapa pedagang pun tak bisa berbuat banyak dengan kondisi ini.

“Yah mau bagaimana lagi, kan kita perlu juga stand ini. Syukur-syukur bisa tertutupi selama 10 hari ini,” ujar salah seorang pedagang yang tidak ingin disebutkan namanya.(M.S. Zuhrie)