Pemkab Wacanakan Satgas Kebersihan Terbentuk Awal Tahun

 

TANJUNG REDEB – Keprihatinan terhadap budaya masyarakat Berau yang masih kerap membuang sampah, baik di darat maupun di sungai, juga disampaikan Pemkab Berau melalui Wakil Bupati, Agus Tantomo.

“Mirisnya kita masih belum bisa sempurna menumbuhkan kesadaran tentang kebersihan. Terlebih nama kota kita ini Kota Sanggam, tapi sampah saja kita masih belum bisa mengatasi,” ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (20/9/2016).

Menurutnya, upaya untuk menangani sampah sudah banyak dilakukan pemerintah. Wujudnya dengan menyediakan tempat sampah di beberapa lokasi yang kerap menjadi tempat keramaian. Namun, akibat kesadaran yang tidak melekat pada masing-masing individu, tempat sampah yang disediakan tidak jarang hanya sebagai pajangan.

Tak hanya sampah di pusat kota, sampah yang kerap menumpuk disepinggiran jalan wilayah Bukit Berbunga, Sambaliung, juga sudah sering menjadi sorotan.

“Kalau kita lihat disepinggiran tepian itu sudah banyak tempat sampah yang disediakan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), tapi kembali lagi masyarakat menyadari apa tidak untuk membuang sampah di tempat sampah,” katanya.

Mengatasi hal tersebut, disampaikan Wabup, pemerintah telah mewacanakan membentuk gugus tugas atau satuan petugas kebersihan di tahun depan. Namun meski begitu, ia mengaku pihaknya belum membahas secara detail terkait berapa nominal anggaran yang akan dimasukkan untuk membentuk dan menjalankan satgas kebersihan tersebut.

“Kami akan bentuk gugus tugas untuk membersihkan sungai, semoga di awal tahun depan sudah bisa terlaksana. Terkait anggaran dan sebagainya memang saat ini belum kami bahas sampai ke sana,” terangnya.

Ia berharap, dengan adanya satgas kebersihan sungai tersebut, kebersihan dan keindahan Kota Sanggam tetap terjaga dan perlahan masyarakat dapat menumbuhkan kesadaran tersebut.(Marta)