Ketua Harian Dekranas : Jangan Buat Kerajinan Dari Sisik Penyu

 

TANJUNG REDEB – Melihat potensi hasil kerajinan tangan anak-anak Kabupaten Berau, Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang juga Ketua Umum Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pusat, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo sangat mengapresiasi hasil kerajinan tangan tersebut.

Jum’at (16/9/2016) kemarin, Erni menyempatkan diri mengunjungi sektretariat Dekranas Berau. Banyak hasil kerajinan tangan yang ia kagumi terutama yang terbuat dari batok hingga pelepah kelapa.

“Meski tergolong baru, tapi ini sudah sangat baik menurut saya, dan ini perlu dikembangkan dan pembinaan lebih baik lagi,” ungkapnya kepada beraunews.com.

BACA JUGA : Kunjungi Stan Expo, Istri Mendagri Apresiasi Kinerja Tim PKK Berau

Dikatakannya, melihat potensi tersebut dan sempat mendengar jika ada kerajinan tangan yang terbut dari sisik penyu. Erni meminta agar sosialisasi lebih ditingkatkan agar menghindarkan pembuatan kerajinan tangan menggunakan bahan tersebut.

“Kalau sisik penyu sudah jelas tidak boleh, kan itu dilarang. Harus sosialisasi agar jangan ada lagi penggunaan sisik penyu untuk dibuat kerajinan tangan,” ujarnya.

Erni menambahkan, banyak bahan lain yang dapat dibuat kerajinan tangan dengan harga jual yang cukup tinggi. Jangan sampai merusak atau mengganggu habitat satwa yang dilindungi seperti penyu, karena dalam undang-undang pun jelas larangannya,

“Seperti yang ada saat ini, mereka membuat dari batok kelapa dan pelepah kelapa, jika ini saja sudah bagus, tidak perlu lagi gunakan sisik penyu itu,” terangnya.

Erni berharap tidak ada lagi penggunaan sisik penyu yang dibuat kerajinan tangan untuk souvenir, aksesoris, cendramata ataupun lainnya.

“Ganti dengan bahan lain dan teman-teman media harus membantu agar hasil karya ini dilihat banyak pasang mata,” pungkasnya.(Dedy Warseto)