Sebelum Kembali Kuliah, Penulis Muda Jayanti Ayu Lestari Ingin Bertemu Pemkab dan DPRD Berau

 

GUNUNG TABUR – Tak banyak kegiatan yang dilakukan Jayanti Ayu Lestari saat berada di kampung halaman, yakni Kampung Merancang Ulu Kecamatan Gunung Tabur. Meski waktu libur hanya menyisakan beberapa hari lagi, dirinya lebih memilih berkumpul dengan keluarga.

Saat berbincang-bincang dengan bengan beraunews.com di sebuah kursi panjang di teras rumah berwarna hijau, ia masih tidak menyangka jika “keisengannya” menulis sebuah buku begitu diapresiasi masyarakat Berau, bahkan Pemkab Berau melalui Bupati Muharram dan wakilnya Agus Tantomo serta DPRD Berau melalui Ketuanya, Syarifatul Sya’diah.

“Masih tidak menyangka sampai sekarang,” ungkapnya sambil tersenyum pada beraunews.com, Jum’at (16/9/2016).

Sementara itu, dirinya hingga kini masih belum memikirkan apakah hendak menulis buku lagi atau tidak. Meskipun, karya pertamanya mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Menurutnya, menulis buku bisa dilakukan dimana saja tergantung suasana hati lagi nyaman. Selama liburan, dirinya juga tidak melakukan kegiatan apapun.

“Memang tidak ada kegiatan apa-apa. Paling liburan menghabiskan waktu bersama keluarga. Kalau untuk menulis sepertinya belum,” katanya.

BACA JUGA : Hargai Pemkab Dan DPRD, Jayanti Ayu Lestari Pulang Ke Berau

Ia juga mengatakan, keberadaannya bersama keluarga hanya tinggal beberapa hari lagi lantaran waktu libur semester sudah mulai habis, dan Senin (19/9/2016) mendatang dirinya harus kembali kuliah. Meskipun disampaikannya, masih ada keinginan terpendam yang ingin ia lakukan sebelum kembali kuliah, yakni bertemu dengan Bupati, wakil Buoati dan Ketua DPRD.

Ia mengaku keinginannya untuk bertemu tak ada maksud lain. Setidaknya dengan bertemu dengan petinggi Pemkab dan DPRD tersebut, dapat membuat dirinya menjadi lebih termotivasi untuk terus berkarya. Bahkan, dirinya juga mengatakan, jika keinginannya terkabul, ia dapat menunda kepulangnnya.

“Inginnya seperti itu sebelum saya kembali kuliah. Saya juga bisa menunda pulang untuk satu Minggu, pasti bangga rasanya bisa bertemu dengan Pak Bupati, Pak Wakil Bupati dan Ibu Ketua DPRD. Tapi jika tidak bisa, ya apa boleh buat,” ujarnya sambil tertawa kecil.

Ia pun berharap, novel yang ia buat bisa menjadi modal awal agar dirinya kembali membuat karya yang lebih baik dari sekarang, khususnya ikut mempromosikan destinasi wisata Berau. Karena ia sadar, dalam mempromosikan wisata, ada banyak cara yang dapat dilakukan.

“Salah satunya dengan bentuk novel. Meskipun tidak begitu spesifik, setidaknya masyarakat lain tahu kalau Kabupaten Berau kaya akan objek wisata,” pungkasnya.(Hendra Irawan)