Pemkab Wacanakan Sewa Rumah Bina WTS, Ketua Dewan Menjadi “Dilema”

 

TANJUNG REDEB – Wanita Tuna Susila (WTS) yang sebelumnya bekerja di lokalisasi prostitusi berkedok THM di Kampung Tembudan Kecamatan Batu Putih, beberapa waktu lalu diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat beraktivitas di tempat prostitusi berkedok panti pijat tradisional di Tanjung Redeb.

Dengan banyaknya WTS yang diamankan tersebut, Pemkab Berau melalui Bupati Muharram, berencana menyediakan rumah penampungan sementara untuk pembinaan para WTS. Namun, rumah tersebut hanya disewa dan rencana akan dianggarkan melalui APBD Perubahan tahun 2016 ini.

BACA JUGA : Pemkab Rencanakan Sewa Rumah Untuk Pembinaan Sementara WTS

Rencana sewa rumah melalui APBD Perubahan tahun 2016 itu membuat Ketua DPRD Berau, Syarifatul Sya’diah dilema. Pasalnya, beberapa anggaran yang ada saja sudah dibatalkan dan dipangkas, sehingga akan repot jika dimasukkan lagi usulan yang baru nantinya.

"Ditengah difisit anggaran ini memang membuat dilematis, beberapa anggaran yang ada sudah dipangkas malah akan ada yang baru,” jelasnya kepada beraunews.com, Kamis (15/9/2016).

Dikatakannya, untuk masalah wadah pembinaan WTS itu sendiri, pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan eksekutif untuk menganalisa sejauh mana perlunya anggaran tersebut.

"Kita akan adakan rapat dulu nanti, kita mau tahu seberapa penting dan mendesaknya anggaran untuk sewa rumah guna pembinaan WTS ini," tutupnya.(Dedy Warseto)