Lagi, Dugaan Pungli Pembuatan KTP Terjadi

 

TALISAYAN – Dugaan pungli pembuatan KTP, KK dan Akte Kelahiran kembali terjadi. Jika sebelumnya terjadi di Kecamatan Kelay, kali ini terjadi di Kecamatan Talisayan.

Berdasarkan informasi yang didapatkan beraunews.com, salah seorang warga di Kecamatan Talisayan dimintai oknum pemerintah kampung uang sebesar Rp900 ribu untuk mengurus KTP, KK dan akte, hingga selesai. Tentu saja hal ini menjadi pertanyaan, padahal dalam mengurus administrasi kependudukan ke tiga hal tersebut gratis, dan tidak dipungut biaya.

"Wah, saya baru dengar ini. Padahal kita selalu kampanyekan untuk cepat ngurus KTP, KK dan akte lantaran gratis," ujar Plt Camat Talisayan, Husdiono kepada beraunews.com, Sabtu (10/9/2016).

BACA JUGA : Loh Kok Minta Sejuta, Katanya Gratis??

Dikatakannya, oknum yang ingin membantu hingga urusan pembuatan dokumen kependudukan selesai tergantung dari yang bersangkutan dalam hal ini adalah pemohon. Tetapi ditegaskannya, pada dasarnya satu sen pun tidak dipungut biaya.

"Kalau urusannya tawaran dari oknum itu saya anggap bukan pungli. Kecuali pada saat ngurus dia main target," ujarnya.

Namun pada intinya, praktek seperti itu disampaikannya, tidak dibenarkan. Hanya saja, bagi sebagian masyarakat yang masih kurang paham dengan mekanisme pembuatan dokumen kependudukan, sehingga mau dengan tawaran tersebut.

Salah satu alasan mengapa sebagian warga enggan membuat sendiri dokumen tersebut lantaran menganggap membuat dokumen kependudukan memakan waktu yang tidak sebentar dan repot. Sehingga banyak warga yang rela mengeluarkan biaya dalam mengurus dokumen tersebut agar tidak mengalami kesulitan. Belum lagi, jarak tempuh yang jauh, dan juga biaya transportasi ke Tanjung Redeb.

"Sebelum ke Disdukcapil, surat pengantar untuk pembuatan KK dan KTP dibuat di Kantor Camat, dan selalu saya lihat orang yang bersangkutan langsung yang bawa (oknum yang minta imbalan-red), bukan pengurus atau calo yang menbawa berkas si pemohon," jelasnya.

Untuk itu, Husdiono kembali mengimbau kepada masyarakat Talisayan untuk segera mungkin membuat atau memperbaharui KTP, KK, maupun akte kelahiran anak. Karena ketiga dokumen tersebut amat penting dalam melengkapi identitas data diri. Hanya disarankannya, alangkah baiknya warga yang ingin membuat KTP, KK dan akte untuk datang mengurus sendiri tanpa menggunakan calo dan sebagainya.

"Silahkan datang sendiri ke Kantor Camat untuk dibuatkan surat pengantar dan langsung dibawa sendiri ke Kantor Disdukcapil. Jangan pakai perantara atau calo dengan iming-iming duit karena hal ini tidak dibenarkan. Untuk diketahui dan saya tegaskan kembali, ini gratis program pemerintah," pungkasnya.(Hendra Irawan)