Wabup : Pelayanan Perizinan Satu Pintu, Masih Banyak Pintu

TANJUNG REDEB – Konsep pelayanan terpadu satu pintu di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Berau belum sepenuhnya berjalan. Jika konsep satu pintu, maka pelayanan harusnya selesai di BPPT.

Namun faktanya, pemohon harus tetap melewati instansi lain. Dengan begitu, pelayanan perizinan dinilai masih berbelit-belit dan tidak efisien. Hal ini dikatakan Wakil Bupati, Agus Tantomo saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor BPPT, Selasa (6/9/2016).

“Intinya begini, kita inikan gembar-gembor pelayanan satu pintu. Pengertian saya, satu pintu itu ketika orang masuk disini, semua urusan selesai disini. Faktanya, masih kita dapati para pemohon izin masih harus berurusan dengan dinas atau kantor-kantor lain. Ini namanya bukan satu pintu, masih banyak pintu,” tegasnya.

Oleh karena itu, Wabup pun melakukan sidak untuk mengetahui sendiri proses pengurusan izin yang terjadi selama ini, apakah berjalan sebagaimana mestinya, yakni memberikan kemudahan dalam pengurusan izin.

“Kita mau tahu bagaimana perkembangan orang mengurus izin, apa dan sebagainya,” ujarnya.

Selain itu, diungkap Wabup, sidak ini juga bersamaan dengan momentum penyusunan organisasi perangkat daerah terbaru. Dimana, restrukturisasi perangkat daerah telah diusulkan oleh pemerintah daerah.

“Kebetulan kita lagi ada momen menyusun organisasi perangkat daerah, saya mengharap momen ini kita manfaatkan untuk merestrukturisasi organisasi ini. Bagaimana caranya bisa meningkatkan pelayanan,” ungkapnya.

Dalam memberikan pelayanan satu pintu, dijelaskan Wabup, bukan instansinya yang digabung menjadi satu SKPD. Melainkan, pegawai atau staf SKPD tersebut yang mengurus hal ini, juga akan ditempatkan di BPPT.

“Bukan instansinya (yang digabung), cuma mungkin ada beberapa personil lah. Seperti urusan dengan PU, itu sebenarnya cuma dengan 1 orang. Bisa saja kan orangnya ditaruh disini, masing-masing SKPD dimana yang selama ini mereka banyak berurusan,” pungkasnya.(Andi Sawega)