Baturunan Parau dan Irau Manutung Jukut Diundur 18 September Mendatang

TANJUNG REDEB – Pesta adat baturunan parau yang akan dilaksanakan bersamaan dengan pesta irau manutung jukut (pesta membakar ikan) oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, yang semula direncanakan 11 September, diundur menjadi 18 September mendatang.

Perubahan jadwal tersebut disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Berau, Saprudin Ithur, dikarenakan waktu pelaksanaan yang bertepatan dengan suasana Hari Raya Idul Adha 1437 H.

Meski jadwal pelaksanaan diundur, namun dipastikan kemeriahan kegiatan yang masuk dalam rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Berau ke-63 dan Kota Tanjung Redeb ke-206 tersebut bakal berlangsung meriah dengan kuota ikan yang disiapkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) sebanyak kurang lebih 4 ton.

“Tadi kita sudah rapatkan kembali dengan pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini, maka jadwal yang sudah disepakati saat ini sudah ditetapkan,” ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (3/9/2016).

BACA JUGA : Disbudpar Imbau Masyarakat Hadiri Rangkaian Peringatan HUT Berau dan Tanjung Redeb

Pesta adat beturunan parau akan dilaksanakan di halaman museum Gunung Tabur yang kemudian akan dilanjutkan dengan pesta irau manutung jukut di Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb, yakni sepinggiran tepian sungai segah.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya lokasi tetap sama,” katanya.

Berdasarkan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, pihaknya selalu melakukan evaluasi terhadap apa yang dilaksanakan. Sehingga tahun ini diharapkan segala persiapan dan pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan masyarakat.

Kegiatan tersebut akan dihadiri oleh seluruh pimpinan yang ada di Kabupaten Berau, termasuk Bupati, Wakil Bupati, Kepala SKPD, dan seluruh instansi serta lembaga yang ada.

Untuk lebih memeriahkan kedua pesta adat tersebut, Saprudin kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berpartisipasi dalam acara tersebut.

“Karena ini terbuka untuk umum maka seluruh masyarakat bisa ikut berpartisipasi didalamnya,” tandasnya.(Marta)