Maksimalkan PLTMH, Distamben Lakukan Perbaikan

BATU PUTIH – Pemkab Berau melalui Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) melakukan perbaikan permanen pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kampung Tembudan. Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan fungsi PLTMH dan menghindari kebocoran. Diketahui, perbaikan PLTMH tersebut bersumber dari APBD Berau dan dikerjakan oleh CV Mitra Sejati dengan anggaran Rp678.354.000.

Kepala Kampung Tembudan, Nur Iman mengatakan, perbaikan tersebut dilakukan untuk menghindari kebocoran yang kerap terjadi saat mesin PLTMH beroperasi. Akibat dari kebocoran tersebut, tak sedikit debit air terbuang melalui celah-celah dinding tanggul, sehingga air yang masuk ke dalam turbin tidak maksimal.

"Perbaikannya kurang sebulan dan masih dalam pengerjaan," ujarnya saat disambangi beraunews.com, Sabtu (3/9/2016).

BACA JUGA : Kerusakan PLTMH Kampung Tembudan Jadi Perhatian Pemkab Berau

Ia menambahkan, selama berdirinya PLTMH, memang sudah beberapa kali dilakukan perbaikan. Namun hal itu disampaikannya, hanya sebatas perbaikan darurat saja.

"Kalau secara permanen baru kali ini. Kalau kemarin-kemarin itu hanya perbaikan bersifat sementara," ujarnya.

BACA JUGA : Soal PLTMH Tembudan, BLH dan Dinas Perkebunan Beda Pendapat Terkait Pelanggaran Amdal

Dikatakannya, dalam perbaikan PLTMH tersebut, banyak hal yang diperbaiki, seperti perbaikan kanal, perbaikan tanggul, dan sejumlah perbaikan penting lainnya. Ia menilai perbaikan yang dilakukan secara permanen oleh Distamben berdampak positif, sehingga PLTMH dapat kembali beroperasi dengan baik.

"Saya kira sangat bagus, karena semua yang kanal dan plat yang bocor juga diperbaiki secara permanen, sehingga aliran air tidak lagi terbuang dan langsung masuk ke dalam pipa turbin," bebernya.

BACA JUGA : Soal PLTMH Tembudan, Tiga Perusahaan Diduga Langgar Amdal????

Hanya kendalanya saat ini, debit air sungai pembangkit PLTMH terlihat mulai berkurang. Apalagi di sejumlah tempat dikampungnya, sungai-sungai kecil yang biasanya mengalir meski musim kemarau, kini sudah mengering. Hal ini dikhawatirkannya akan berdampak pada aliran sungai pembangkit PLTMH.

"Kita berharap tidak sampai seperti itu," bebernya.

BACA JUGA : Soal PLTMH Tembudan, Distamben Belum Terima Tanggapan Dari Tiga Perusahaan

Sementara salah seorang operator PLTMH, Jayadi menyampaikan untuk sementara PLTMH belum dapat dioperasikan, lantaran masih dalam tahap perbaikan.

"Insya Allah kalau sudah selesai PLTMH akan dioperasikan. Semoga saja selama perbaikan tidak menemui kendala," pungkasnya.(Hendra Irawan)