Tak Cairkan ADK, Kakam Bisa Diberhentikan Sementara

TANJUNG REDEB – Pencairan Dana Alokasi Kampung (ADK) tahap I tahun 2016 yang ditargetkan selesai hingga akhir Agustus lalu, masih terkendala dengan adanya 10 kampung yang belum melakukan proses pencairan ADK hingga saat ini.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung (BPMPK), Datu Kesuma, beberapa waktu lalu. Diantara kampung yang belum melakukan proses pencairan ADK tahap I antara lain Kampung Long Sului, Panaan, Merapun, Bena Baru, Batu Rejang, Tumbit Melayu, Tabalar Ulu, Teluk Alulu, Balikukup dan Kayu Indah.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Berau, Muharram mengatakan, terkait keterlambatan pencairan ADK tersebut, demi terciptanya pemerintahan kampung yang tertib untuk mendorong kemajuan pembangunan daerah, pihaknya akan memberikan peringatan hingga berakhir pada sanksi jika pemerintah kampung tidak segera melakukan proses pencairan ADK.

“Kalau dia (pemerintah kampung-red) tidak mencairkan yang tahap I kan otomatis tahap selanjutnya tidak bisa dicairkan juga. Itu resiko dia, tidak dapat anggaran untuk kampungnya,” ujar Bupati, Kamis (1/9/2016).

Bahkan Bupati menyebutkan, kepala kampung yang tidak mencairkan ADK berpotensi menerima sanksi pemberhentian sementara sebagai kepala kampung.

“Sesuai amanah undang-undang desa, bisa saja kepala kampung itu kita berikan sanksi pemberhentian sementara. Karena kalau begitu terus berarti mereka tidak siap menjadi kepala kampung,” jelasnya.

Tak hanya itu, bagi kampung-kampung yang tidak melakukan pencairan ADK, bisa jadi tahun depan tidak mendapat anggaran ADK seperti kampung lainnya. Sehingga ia sangat berharap sekaligus mengimbau kepada seluruh pemerintah kampung, khususnya kepala kampung agar melakukan proses pencairan ADK sesuai dengan yang ditentukan pemerintah.

“Kalau tidak cair yang rugi masyarakatnya, karena alokasi pendanaan untuk pembangunan kampung sudah teranggarkan di ADK. Semoga ke depan tidak ada lagi kampung-kampung yang terlambat atau tidak mencairkan ADK,” tandasnya.(Marta)