13 Kampung Sudah Cairkan ADK Tahap II

TANJUNG REDEB – Alokasi Dana Kampung (ADK) tahap II, sebagai program pembangunan daerah saat ini sudah mulai dicairkan oleh beberapa kampung. Dari 100 kampung yang ada, sekitar 13 kampung sudah melakukan proses pencairan tersebut.

Adapun kampung yang sudah melakukan proses pencairan ADK tahap II berasal dari 7 kecamatan, yakni :

  1. Kecamatan Talisayan ada 4 kampung, yakni Talisayan, Cepuak, Bumi Jaya dan Tunggal Bumi.
  2. Kecamatan Pulau Derawan ada 2 kampung, yakni Kasai dan Pegat Betumbuk.
  3. Kecamatan Kelay ada 2 kampung, yakni Sido Bangen dan Long Pelay.
  4. Kecamatan Sambaliung ada 2 kampung, yakni Gurimbang dan Sukan Tengah.
  5. Kecamatan Segah ada 1 kampung, yakni Gunung Sari.
  6. Kecamatan Gunung Tabur ada 1 kampung, yakni Maluang.
  7. Kecamatan Tabalar ada 1 kampung, yakni Tabalar Muara.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Kampung (BPMPK) Berau, Datu Kesuma melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung, Sudirman.

Dikatakannya, setelah proses pencairan tahap I dilakukan, pemerintah kampung berhak menerima dana ADK tahap II sesuai dengan mekanisme yang berlaku, yakni dengan menyerahkan Surat Pertanggungjawaban (SPj) penggunaan ADK tahap I.

"Ya, saat ini sudah mulai berjalan. Untuk mencairkan tahap II harus menyerahkan SPj penggunaan ADK tahap I,” ungkapnya saat ditemui beraunews.com di ruang kerjanya, Selasa (30/8/2016).

Ia menambahkan, pihaknya terus mendorong kepada seluruh kampung yang belum melakukan pencairan tahap I agar segera melakukan proses pencairan. Sesuai dengan aturan yang berlaku, ADK tahap I dicairkan sebanyak 40 persen, sedangkan sisanya yakni 60 persen dicairkan dalam tahap II.

Terkait jumlah dana yang diterima masing-masing kampung, dijelaskannya, besarnnya memang  berbeda. Dimana, perhitungan besaran dilakukan dengan pertimbangan jumlah penduduk, luas wilayah, kondisi geografis dan tingkat kemiskinan kampung tersebut. Berdasarkan perhitungan tersebut, Kampung Tanjung Batu merupakan penerima ADK terbesar dengan jumlah sekitar lebih dari Rp3 miliar.

“Baik penyelesaian SPj ADK tahap I ataupun  yang belum melakukan pencairan tahap I kita terus imbau untuk cepat,” tambahnya.

BACA JUGA : 10 Kampung Belum Cairkan ADK Tahap I

Ia juga menjelaskan, jika hingga akhir tahun ada kampung yang tidak mencairkan dana ADK, maka dana tersebut akan kembali ke kas daerah.

“Dana yang kembali ke kas daerah itu sudah merupakan sanksi untuk kampung yang tidak mencairkan ADK-nya, untuk selanjutnya Kabupaten yang akan mengevaluasi kampung tersebut,” jelasnya.
Tak hanya ADK dari APBD, ia juga menyampaikan bantuan dana kampung yang dianggarkan melalui APBN saat ini juga sudah mulai diterima hampir 75 persen dari kampung yang ada.

“Untuk dana kampung yang dari pemerintah pusat sudah diterima mulai sekitar bulan Maret lalu,” tandasnya.(Marta)