Pemkab Berau “Amankan” THR dan Gaji ke-13

 

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan siap untuk membayarkan tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Berau. Untuk THR sendiri, Pemkab Berau berjanji akan mencairkannya dalam minggu pertama bulan Juni 2018 ini. Sementara gaji ke-13 akan dicairkan pada minngu pertama Juli 2018.

Bupati Berau, Muharram ketika dikonfirmasi beraunews.com, Sabtu (02/06/2018) membenarkan kesiapan Pemkab Berau untuk membayarkan THR dan gaji ke-13, ribuan ASN Berau tersebut. Dikatakannya, di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkab Berau dapat mengamankan kebijakan Presiden Joko Widodo untuk pembayaran THR dan gaji ke-13.

“Alhamdulillah, kita bisa mengamankan anggaran untuk THR dan gaji ke-13 PNS di tengah keterbatasan anggaran. Semoga ASN lebih bersemangat lagi melayani masyarakat,” tuturnya.

Terkait darimana sumber pembiayaan serta apakah langkah pembayaran THR dan gaji ke-13 ini sudah diantisipasi Pemkab Berau, Kepala Daerah dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengakui jika tidak ada persiapan khusus untuk mengamankan kebijakan presiden tersebut. Hanya saja, keberhasilan penghematan dari beberapa pos termasuk dari tim lelang, akhirnya THR dan gaji ke-13 dapat diamankan dan akan dibayarkan sesuai instruksi presiden.

“Karena ini sudah instruksi Presiden dan saya melihat kondisi APBD kita masih memungkinkan, maka saya selaku Bupati tentunya mengamankan kebijakan dari atasan. Yang jelas, THR dan gaji ke-13 sudah kita siapkan, dan akan kita bayarkan juga sesuai instruksi Presiden, yakni di awal Juni untuk THR dan di awal Juli untuk gaji ke-13,” bebernya.

“Jika kita tak mengamankan, sementara kita masih memungkinkan untuk melaksanakan instruksi tersebut, tentunya akan menjadi polemik. Jadi mau tak mau harus kita amankan,” tandasnya.

Untuk berapa besaran anggaran THR dan gaji ke-13 maupun berapa jumlah yang berhak mendapatkannya, Muharram meminta media ini untuk menghubungi Kepala Badan Pengelola Keuangan Kabupaten Berau, Syamsul Abidin. Dan hingga berita ini diturunkan, upaya beraunews.com mengkonfirmasi Syamsul Abidin belum membuahkan hasil, dan konfirmasi akan dinaikkan terpisah.(NR. Dewi/bnc)

Pilkada Kaltim 2018 Terancam Sepi, Ini Kata Tim Desk Pilkada

 

TANJUNG REDEB – Momen libur panjang lebaran Idul Fitri 2018 dan libur sekolah, dikhawatirkan bisa mempengaruhi tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Kalimantan Timur 27 Juni mendatang. Faktor rentang waktu libur mudik dan libur sekolah yang ditetapkan pemerintah dengan hari pencoblosan yang berdekatan menjadi pemicunya.

Baca Selengkapnya

Pendatang dan Libur Panjang Ancaman Sepinya Pilkada 2018?

 

TANJUNG REDEB – Pesta demokrasi Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) sudah di depan mata, tepatnya 27 Juni 2018 atau 27 hari lagi. Hanya saja, ancaman rendahnya tingkat partisipasi pemilih, menganga di depan mata. Pasalnya, hari pemungutan suara Pilkada Kaltim bersamaan dengan libur panjang dan libur sekolah yang ditetapkan pemerintah.

Baca Selengkapnya

Tak Punya Surat Pindah, Disdukcapil Berau Tak Akan Layani Pembuatan E-KTP

 

TANJUNG REDEB – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau memastikan, agar setiap Warga Negara Indonesia (WNI) pindahan antar kabupaten/kota hingga provinsi, untuk melengkapi dirinya dengan Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI). Pasalnya, tanpa SKPWNI, Disdukcapil tak akan bisa memproses seluruh administrasi kependudukan warga bersangkutan, termasuk E-KTP. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Berau, Masgul kepada beraunews.com, baru-baru ini.

Baca Selengkapnya