KPMKB Gelar Pengenalan Sejarah Lokal Bagi Pelajar

TANJUNG REDEB – Tak ingin sejarah bangsa tergerus moderenisasi, Keluarga Pelajar Mahasiswa Kabupaten Berau (KPMKB) Cabang Makassar melaksanakan kegiatan pengenalan sejarah lokal bagi pelajar SMA Negeri 6 Labanan.

Salah seorang mahasiswa, Rima Harmulia mengatakan, sosialisasi dan pengenalan sejarah lokal ini sengaja digagas sebagai bentuk kepedulian KPMKB terhadap nasib sejarah dan budaya Berau yang mulai terlupakan oleh generasi muda saat ini.

"Kita lihat berapa jumlah pengunjung musium kita setiap hari, bisa dihitung pakai jari. Masyarakat kita saat ini kurang peduli sama sejarah, baik sejarah lokal maupun sejarah bangsa ini," ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (20/8/2016).

Rima  mengatakan, sejarah merupakan cerita lampau dari bangsa ini, tanpa sejarah dan kebudayaan yang ada dimasa lampau, bangsa ini tidak seperti ini. Perlu diingat, kata Rima, bangsa yang besar adalah banga yang menghargai sejarahnya. Bahkan, dapat dikatakan sejarah merupakan jati diri suatu daerah maupun bangsa ini.

"Kita ingin pemuda-pemuda kita lebih menjunjung tinggi sejarah bangsa ini, terkhusus untuk Berau. Sejarah itu kan bukan hanya tari-tarian, tapi lebih banyak lagi," tambahnya.

Dalam sosialisasi itu, bukan hanya menghadirkan narasumber dari mahasiswa, namun juga menghadirkan narasumber dari Keraton Gunung Tabur sebagai salah satu kerajaan di Berau. Rencananya kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan KPMKB di sekolah lainnya.

"Karena temanya pengenalan sejarah dan budaya lokal, jadi kita libatkan pengelola Keraton Gunung Tabur. Kita berharap ini akan menjadi perubahan bagi pemuda kita dalam melihat sejarah daerahnya," pungkasnya.(msz)