Mahasiswa Wajib Tahu Kabar Gembira Ini

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau melalui Bupati Muharram, menyampaikan kabar gembira untuk seluruh mahasiswa yang masih aktif menempuh pendidikan, baik yang berada di dalam maupun di luar Berau. Apa itu? Tak lain, harapan mahasiswa terkait program beasiswa dari Pemkab akan direalisasikan pada tahun 2017 mendatang.

Dari wawancara bersama beraunews.com, Jum’at (5/8/2016), Bupati menyebutkan besar beasiswa yang akan diterima setiap mahasiswa Berau sekitar Rp3 juta per tahun.

“Insya Allah tahun depan kita wujudkan,” ungkapnya.

Adapun kriteria mahasiswa yang berhak menjadi peserta program beasiswa tersebut antara lain, mahasiswa berprestasi ataupun yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Mendengar kabar akan diwujudkannya program beasiswa tersebut, salah seorang mahasiswa Berau yang menempuh pendidikan di Kota Makassar, merespon baik hal tersebut. Namun ia sangat berharap wacana Pemkab tersebut tidak hanya sekadar wacana, sehingga mahasiswa baik yang menempuh pendidikan di kota maupun luar Berau bisa setidaknya dapat terbantu dengan adanya beasiswa dari Pemkab.

“Kalau kita cuma mengandalkan program beasiswa Kaltim Cemerlang tidak bisa juga, apalagi kalau yang sudah ikuti Kaltim Cemerlang kemudian tidak lolos kasihan juga. Jadi dengan adanya program beasiswa dari Pemkab ini bisa sedikit menjadi harapan mahasiswa,” ungkap Avni Dewi Arvliani, mahasiswa asal Berau yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Muslim Indonesia, Fakultas Sastra jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Ia juga mengatakan, Pemkab jangan hanya mengalokasikan anggaran beasiswa bagi mahasiswa semester 1 hingga 6 saja, tetapi juga memperhatikan mahasiswa yang sedang duduk di semester akhir, yang menurutnya lebih memerlukan banyak biaya. Selain itu, persyaratan yang diberikan juga diharapkan dapat lebih dipermudah dan lebih pro kepada mahasiswa.

“Syarat jangan terlalu diribetkan, karena ada beberapa mahasiswa yang mengikuti program beasiswa seperti Kaltim Cemerlang, yang seharusnya berhak malah tidak jadi dapat karena kesalahan kecil saja, atau kesalahan yang tidak fatal malah dibesar-besarkan,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, mahasiswa Berau yang kuliah di dalam maupun di luar daerah mengeluhkan tak adanya program beasiswa dari Pemkab Berau. Bahkan, Kepala Sub Bidang Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Berau Mukri, mengakui jika program pemberian beasiswa dari APBD memang tidak pernah ada.  Yang ada, bansos untuk pelajar maupun mahasiswa bagi kalangan tidak mampu yang terakhir diberikan pada tahun 2013 lalu.

Meski demikian, Mukri mengaku saat ini ada wacana dari Pemkab menganggarkan APBD untuk menjalankan program beasiswa untuk mahasiswa Berau yang menempuh pendidikan di dalam daerah maupun di luar daerah.(mta)