Bupati : Guru Jarang Masuk, Warga Boleh Tegur

KELAY – Masih ada laporan yang sampai ketelinga Bupati Berau, Muharram terkait guru yang jarang masuk. Sehingga dalam kesempatannya menghadiri acara pembukaan musyawarah besar (mubes) Suku Dayak Uma Baha, di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, Rabu (20/7/2016) kemarin, Bupati menginstuksikan kepada pemerintah kampung agar mengawasi kinerja guru yang ditugaskan di setiap kampung sehingga tidak ada lagi guru yang menjalankan tugas sesuka hati mereka.

"Saya pernah mendapat informasi dari beberapa warga di salah satu kampung yang ada di Berau terkait guru yang ditugaskan mengajar di kampung. Ada yang dalam satu bulan hanya turun mengajar 2 atau 3 kali saja, padahal guru tersebut berstatus PNS. Dan dalam aturannya ketika PNS lebih dari satu bulan tidak melaksanakan tugas, maka itu wajib untuk dipecat," ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati, pendidikan yang baik akan menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Agar kualitas SDM tersebut bisa terpenuhi, maka harus dimula dari pola pendidikan yang benar dan konsisten. Itu sebabnya, diperlukan kontrol yang penuh. Tak hanya mengontrol, Bupati juga meminta agar pemerintah kampung bisa menegur jika ada oknum guru yang jarang masuk.

"Tegur saja, karena mereka sudah digaji oleh negara, maka kewajibannya adalah memberikan yang terbaik bagi masyarakat kampung. Dan kita juga akan koordinasikan hal ini kepada Dinas Pendidikan agar tidak ada lagi guru dimana pun yang jarang masuk ke kelas," pungkasnya.(mta)