Biar Dikampung Asal Lulus SMA

KELAY – Tak terbantahkan, sebuah pembangunan membtuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup. Termasuk untuk menjadi sebuah kampung yang lebih maju, dibutuhkan SDM yang berkualitas. Untuk menciptakan SDM yang berkualitas, tentunya pendidikan merupakan hal utama diberikan. Pesan Bupati, kepada warga Kampung Merasa, meskipun di kampung minimal mampu menyelesaikan tingkat SMA.

Bupati Muharram, dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi acara Musyawarah Besar (Mubes) Suku Dayak Uma Baha, di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, Rabu (20/7/2016), menyebutkan, pendidikan khususnya yang berada di perkampungan yang jauh dari kota memang lebih banyak terkendala oleh fasilitas maupun akses untuk menempuh pendidikan itu sendiri.

Meski saat ini sudah banyak orang tua yang menyadari arti penting pendidikan bagi anak mereka, namun tidak selalu menciptakan jalan mulus untuk menuju ke pendidikan tersebut.

"Seseorang itu akan maju jika dia mau berpikir lebih luas, termasuk tentang pendidikan. Karena pendidikan adalah salah satu yang paling penting untuk memajukan sebuah daerah, khususnya kampung. Contoh kecil saja, banyak Kepala Kampung yang terjerat pidana karena urusan administrasi yang tidak begitu mereka mengerti. Itu adalah berawal dari tingkat pendidikan yang rendah. Jika seorang Kepala Kampung mempunyai pendidikan yang tinggi, maka ia bisa membawa kampungnya menuju fase yang lebih maju," ungkap Bupati.

Untuk itu, Bupati mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih mendukung pendidikan anak mereka paling minim sampai tingkat SMA. Dengan alasan tersebut, Bupati mengatakan, pihaknya akan mengupayakan untuk memfasilitasi seluruh anak yang ingin bersekolah, baik memberi fasilitas sekolah di kampung maupun fasilitas sekolah di kota.

"Saat ini susah mencari calon Kepala Kampung yang benar-benar berasal dari kampung itu sendiri. Jadi, saya berharap agar anak-anak kita selaku penerus mata rantai ke depan, agar menempuh pendidikan setinggi-tingginya, kalau tidak bisa minimal sampai SMA," tandas Bupati.(mta)