H+2 PPBD, Calon Siswa Ikuti Seleksi

TANJUNG REDEB – Hari kedua Pendaftaran Peserta Dididk Baru (PPBD) tingkat SD di wilayah Tanjung Redeb, calon murid hadir di sekolah bersama orang tua mereka untuk melakukan seleksi penerimaan sekaligus menyerahkan formulir pendaftaranya.

Seperti halnya yang terlihat di SDN 007 Tanjung Redeb. Pelaksanaan seleksi berlangsung dengan lancar. Dari awal jam 07.00 Wita, calon murid bersama orang tua mulai berdatangan, setelah menyerahkan formulir ke pihak sekolah, calon murid langsung mengikuti seleksi wawancara di ruangan kelas sekolah.

Menurut keterangan Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Siswa Baru SDN 007, Hartati diketahui jika seleksi tersebut dilakukan melalui sesi wawancara. Calon murid diajak berinteraksi untuk mengetahui pengetahuan calon murid secara umum. Mereka terlihat antusias mengikuti seleksi tersebut dan berinteraksi dengan pihak panitia.

“Mereka hanya diajak berinteraksi agar kita bisa mengetahui anak tersebut bisa mandiri atau tidak, seperti apakah dia mau ditinggal oleh orang tuanya saat diantar ke sekolah. Selain itu, kita ajak mereka menyebutkan jenis warna, mengenal huruf dan bernyanyi,” jelasnya kepadaberaunews.com, Selasa (12/7/2016).

Dikatakannya, saat ini jumlah pendaftar di SDN 007 mencapai 153 pendaftar dan hampir seluruhnya hadir mengembalikan formulir pendaftaran sekaligus mengikuti seleksi, meskipun seleksi akan dilakukan hingga tanggal 14 Juli. Sementara, kuota yang dibutuhkan sesuai dengan kapasitas untuk 3 ruang kelas, yakni 90 orang.

“Sampai saat ini sudah ada 153 pendaftar dan itu sudah melebihi dari kuota yang telah ditentukan, yakni 90 orang. Namun, jika masih ada yang ingin mengambil formulir pendaftaran akan kami coba untuk menerimanya dengan syarat mengikuti seleksi. Dari hasil seleksi itu akan kami pilih sesuai dengan kriteria yang diinginkan untuk memenuhi kuota,” ujarnya.

Terpisah, orang tua calon murid yang enggan disebutkan namanya berharap agar pihak sekolah menjalankan tugas dengan profesional untuk memilih calon murid yang benar-benar mempunyai kriteria yang diinginkan pihak sekolah. Namun, jika tidak lolos seleksi, para orang tua calon murid terpaksa mencoba mencari alternatif lain dengan cara mendaftarkan anak mereka ke sekolah lainnya, seperti sekolah swasta.

“Saya sangat berharap anak saya bisa lolos seleksi dan dapat bersekolah disini, kebetulan jarak rumah saya tidak jauh dari SDN 007, kalau jauh kan ribet lagi. Tapi, semua itu tergantung dari pihak panitia seleksi, apakah anak kami layak atau tidak bersekolah disini. Jika tidak diterima, maka akan saya coba mendaftarkan ke sekolah lainnya. Disisi lain, saya harap pihak sekolah menjalankan proses seleksi ini dengan profesional,” pungkasnya.(ea)