Aneh, Pihak sekolah Tolak Formulir Pendaftar

TANJUNG REDEB – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD menuai polemik. Pasalnya, sebagian orang tua calon murid yang ingin menyekolahkan anak mereka, mengaku kesal karena formulir yang akan dikembalikan justru ditolak pihak sekolah. Alasannya pendaftar sudah melebihi kuota yang telah ditentukan, yakni 90 calon murid. Seperti contoh yang terjadi di SDN 018 Tanjung Redeb Jalan Murjani II.

Menurut keterangan yang diperoleh dari Mira, salah satu orang tua calon murid diketahui formulir yang didapatkan dari pihak sekolah ditolak sendiri oleh pihak sekolah dengan alasan sudah penuh dan tak lagi menerima pendaftaran. Hal ini tentunya menimbulkan keherananan tersendiri karena dinilai sangat janggal. Pasalnya, formulir tersebut diambil dari pihak sekolah, yang kemudian diisi untuk dikembalikan.

“Saya heran kok bisa formulir yang telah kami peroleh dari sekolah itu ditolak, ini kan aneh dan pihak sekolah hanya memberikan alasan jika jumlah pendaftaran sudah penuh. Ini kan kita mau mengembalikan formulir,” ungkap Ibu warga Jalan Murjani II itu saat berbincang dengan beraunews.com, Selasa (12/7/2016).

Ditolaknya formulir anaknya itu, membuat Mira kebingungan untuk menyekolahkan anaknya. Pasalanya, setiap sekolah yang ia datangi sudah tak menerima pendaftaran calon murid lagi. Rencanaya, Mira dan para orang tua lainnya yang mengalami nasib serupa akan melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pendidikan Berau.

“Saya bingung entah dimana lagi anak saya sekolah, hampir seluruh sekolah yang saya datangi di wilayah Tanjung Redeb ini sudah tidak melayani pemberian formulir. Kalau memang tidak ada lagi terpaksa anak saya harus nganggur sekolah tahun ini. Tadi banyak orang tua lain yang mengalami nasib serupa, rencanaya kejadian ini akan kami laporkan ke Dinas Pendidikan,” tutupnya.

Upaya beraunews.com memperoleh konfirmasi dari pihak SDN 018 hingga berita ini diturunkan tak kunjung membuahkan hasil. Bahkan, beraunews.com sempat mendatangi langsung sekolah tersebut, namun pintu pagar sekolah sudah tertutup meskipun baru pukul 10.00 Wita.(ea)