Maraknya Guru Dipidanakan, Ini Kata Orang Tua Murid Di Berau

TANJUNG REDEB – Mencuatnya beberapa kasus seorang guru yang dipidanakan orang tua siswa akibat mencubit anak didiknya menjadi perhatian serius para orang tua siswa, bahkan netizen sekalipun. Tak jarang para netizen mengkritisi sikap orang tua murid yang dinilai keterlaluan dalam memperlakukan sosok guru yang selama ini menjadi orang tua kedua yang mendidik karakter anak sejak dini. Berau sempat mencatatkan seoang guru yang sempat dimeja hijaukan orang tua murid akibat mencubit.

Momen seperti saat ini, dimana semua sekolah membuka kran penerimaan siswa baru, para orang tua siswa yang akan mendaftarakan anaknya ke jenjang Sekolah Dasar (SD) mengaku telah meyerahkan pendidikan sepenuhnya kepada guru saat anak mengikuti jam pelajaran sekolah.

Seperti yang diungkapkan Edi Akbar, yang ditemui usai mendaftarkan anaknya di Sekolah Dasar Negeri 07 Berau. Ia mengaku, selama anaknya tersebut mengikuti pelajaran di sekolah dirinya menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab anak kepada sang guru.

“Saya juga turut prihatin kalau melihat guru yang dipidanakan sama muridnya sendiri, guru itu sebagai orang tua pengganti selama anak kita menuntut ilmu. Saya rasa wajar jika ada sedikit teguran dari guru demi kedisiplinan si anak sendiri. Selama di sekolah saya serahkan sepenuhnya pendidikan anak sama guru sebagai orang tua pengganti, tetapi kalau di luar sekolah tangung jawab saya sebagai orang tua,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Fery Hayadi. Ia mengatakan, dalam proses penerapan kedisplinan terhadap anak yang mengikuti pelajaran di sekolah, dirinya tak keberatan jika memang si anak harus menerima ganjaran atau hukuman dari guru jika memang perilaku si anak telah keterlaluan.

“Memberikan hukuman terhadap anak ini sah-sah saja, tak ada salahnya. Toh waktu saya sekolah dulu juga seperti ini, tujuanya apa, ya untuk kita belajar disiplin dan menjadi pribadi yang baik ketika besar. Namun pemberian hukuman kepada anak itu ada prosedurnya juga, kalau tidak disiplin, pertama di tegur, kalau masih tetap tidak disipilin dan membangkang tehadap guru ya kita tidak apa-apa kalau anak kita di beri hukuman,” tutupnya.(msz)