Antisipasi Kekeliruan, SMPN 1 Batasi PPDB 100 orang Per Hari

TANJUNG REDEB – Pemerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis online di SMP Negeri 1 Berau berlangsung lancar dan tertib. Para orang tua serta calon peserta didik baru terlihat mulai memadati ruang pengambilan formulir sejak pendaftaran di buka pukul 08.30 Wita. Sayangnya pihak sekolah membatasi jumlah pendaftar karena sesuai dengan kapasitas ruang yang tersedia.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Berau, Bayanudin yang turut memantau jalannya penerimaan peserta didik baru kepada beraunews.com mengatakan, dihari pertama pendaftaran peserta didik baru di sekolah yang dipimpinya tersebut hanya dibatasi sebanyak 100 pendaftar. Pembatasan tersebut dilakukan guna mengantisipasi kekeliruan para petugas penerimaan akibat membludaknya pendaftar.

"Kita mulai buka pendaftaran sejak pukul 08.30 pagi, pendaftraan penerimaan peserta didik baru berbasis online dihari pertama ini kita batasi hanya 100 anak, ini untuk antisipasi kekeliruan memasukan data akibat membludaknya pendaftar, apalagi panitia penerimaan terbatas orangnya," ungkapnya.

Ditambahkannya, dari ratusan pendaftar yang akan mendaftar di SMP Negeri 1 nantinya, hanya akan diterima sebanyak 192 siswa. Jumlah tersebut  sesuai dengan kuota yang tersedia di SMPN 1 yakni untuk 6 lokal kelas.

"Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, jumlah pendaftar bisa mencapai 300 siswa, tapi dari jumlah tersebut akan diseleksi lagi menjadi 192 siswa, karena kuota kita hanya segitu," jelasnya.

Sementara itu terkait sistem penerimaan peserta didik baru di SMPN 1, diakui Bayanudin telah menggunakan sistem online, sehingga tak ada lagi kecurangan yang dapat dilakukan panitia seleksi.

"Kita salah satu dari 8 sekolah yang mengusung sistem online dalam penerimaan siswa baru, sistem online ini dikendalikan oleh server, jadi sistemnya menggunakan nilai yang paling tinggi, kalau nilai tidak tinggi ya tergeser ke bawah,” ujarnya.

Dengan sistem online seperti ini, menurutnya semakin baik karena menutup celah adanya penyelewengan seperti contoh istilah siswa titipan.

”Biar anak pejabat kalau nilainya jelek terus tidak masuk SMPN 1 ya masuk SMP lainnya sesuai nilai si anak," bebernya.

Sesuai jadwal, pendaftaran peserta didik baru berbasis online ini akan dilaksanakan sejak 11-14 Juli 2016.(msz)