Kadisdik : Guru Pengganti, Boleh Dibikinkan SK Dulu, Ijazahnya Nyusul

 

TANJUNG REDEB – Terkait adanya beberapa berita mengenai guru PTT yang sudah memiliki SK, namun berkas persyaratan belum lengkap, membuat masyarakat pun bertanya-tanya terkait seleksi berkas yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau.

Tak sedikit, ada yang mempertanyakan bagaimana teknis seleksi berkas jika ada satu berkas yang belum lengkap, namun seseorang sudah memiliki SK dan sejauh ini tidak melaksanakan tugasnya dengan baik.
 
Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdik Berau, Armyn Zulkiflie mengatakan, jika memang boleh saja SK seseorang dibuatkan terlebih dahulu tanpa ada ijazah dilampirkan. Namun, seseorang tersebut memang dipastikan sudah lulus oleh pihak kampus.
 
"Boleh-boleh saja, SK-nya dibuatkan dulu, nanti baru ijazahnya nyusul. Yang penting dia tidak dibayar selama dia belum aktif bekerja," ungkapnya saat ditemui beraunews.com, Selasa (26/09/2017).
 
Armyn menambahkan, yang terjadi saat ini sebenarnya adalah, guru yang dimaksud hanya sebagai guru pengganti karena guru sebelumnya tidak aktif mengajar. Sehingga untuk mengisi kekosongan, pihaknya menunjuk salah satu pendaftar di Disdik untuk menggantikan, dimana kebetulan jurusan yang bersangkutan merupakan jurusan yang dibutuhkan.
 
"Itukan sebenarnya SK-nya sudah ada, dia hanya mengantikan. Sebenarnya dia ini harusnya bulan Mei sudah lulus, tapi dosennya ada tugas luar jadi terhambat dalam pengurusan ijazahnya. Tapi saat ini sudah keluar ijazah sementaranya," ujarnya.
 
Masalah seperti ini, dikatakan Armyn, sebelumnya sudah pernah terjadi. Bahkan, di beberapa Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan hal ini juga tidak masalah karena mereka juga tidak menerima gaji, lantaran belum aktif bekerja.
 
"Yang jelas mereka nanti baru akan dibayar kalau sudah bekerja. Kemarin, memang oknum guru itu menerima gaji, tapi sudah dikembalikan pada tanggal 15 September lalu, dan bulan depan rencananya oknum guru yang dimaksud akan mulai aktif bekerja," pungkasnya.(bnc)
 
Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia