Awal Agustus, Mulok Bahasa Inggris Diberlakukan

 

TANJUNG REDEB- Sebagai daerah yang memiliki cukup banyak destinasi wisata, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Armyn Zulkifli, merasa perlu adanya peningkatan kemampuan berbahasa Inggris bagi para pelajar, khususnya yang berdomisili di daerah pesisir.

Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris tersebut akan sangat berguna bagi pengembangan pariwisata Berau yang saat ini pun telah terkenal hingga ke mancanegara.

Bahkan, dengan kemampuan berbahasa Inggris yang dimiliki, para pelajar juga akan lebih mudah untuk bersaing dengan dunia luar, misalnya dalam menempuh pendidikan ke luar negeri ataupun mendapatkan pekerjaan sekalipun.

Untuk itu, saat ini Disdik Berau tengah mempersiapkan untuk memasukkan pelajaran Bahasa Inggris ke muatan lokal di tingkat Sekolah Dasar (SD). Wacana tersebut pun akan segera direalisasikan pada awal Agustus 2017.

“Iya, benar sekali. Kita akan memasukkan pelajaran Bahasa Inggris menjadi muatan lokal di SD. Kenapa kita lakukan itu? Karena melihat daerah kita ini sebagian besar adalah tempat wisata, maka tentunya putra-putri daerah sini jangan sampai ketinggalan untuk dapat menjadi bagian dari pengembangan pariwisata tersebut, yang tentunya harus punya kemampuan berbahasa Inggris,” jelasnya kepada beraunews.com, Senin (31/07/2017).

Untuk memantapkan hal tersebut, saat ini pihaknya tengah melakukan inventarisasi terhadap sekolah mana saja yang telah memenuhi syarat untuk diadakannya muatan lokal Bahasa Inggris. Namun untuk sekolah yang belum memiliki guru Bahasa Inggris, nantinya akan segera diberikan solusi agar turut melaksanakan muatan lokal tersebut.

“Belum semua sekolah yang bisa memasukkan Bahasa Inggris ini sebagai muatan lokal, karena tidak semua sekolah punya guru Bahasa Inggris. Tapi ini kita masih tahap menginventarisir sekolah mana saja yang sudah siap,” ujarnya.

Selain untuk mengembangkan pariwisata di daerah Berau, diadakannya muatan lokal Bahasa Inggris tersebut juga merupakan upaya pihaknya untuk dapat menjadikan pelajar mampu berbahasa Inggris sejak dini.

“Kalau diajarkan Bahasa Inggris sejak dini, saya yakin pasti akan lebih mudah anak-anak memahami dan menirukannya. Kalau sudah di usia lanjut, agak sulit dan kaku. Dan ini juga bisa membuat mereka lebih mudah dalam menggapai nilai Toefl yang tinggi untuk keperluan pendidikan di luar negeri,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: Rita Amelia