Sambut Tahun Ajaran Baru, Disdik Kembali Ingatkan Larangan Aksi Perpeloncoan

 

TANJUNG REDEB – Tahun ajaran baru 2017/2018 yang akan segera dimulai pekan depan membuat Kepala Dinas Pendidikan, Armyn Zulkiflie, kembali mengingatkan kepada seluruh sekolah untuk menghindari aksi perpeloncoan yang kemungkinan akan dilakukan panitia Masa Orientasi Sekolah (MOS).

Jauh hari sebelumnya, ia mengaku telah mensosialisasikan hal tersebut kepada pihak sekolah yang kemudian diharapkan dapat diberikan arahan kepada para siswa yang tergabung dalam panitia MOS tersebut.

Bukan tanpa alasan, pelarangan aksi perpeloncoan tersebut sudah diterapkan sejak beberapa tahun belakang untuk menghindari kekerasan fisik maupun mental kepada para siswa baru.

“Aksi perpeloncoan ini kan sangat tidak baik, kalau diteruskan dan dibiarkan akan menjadi penyebab rusaknya mental siswa kita ke depannya. Jangan sampai anak-anak kita menyambut siswa baru dengan cara yang tidak baik, atau bisa menimbulkan trauma pada siswa bersangkutan,” jelasnya kepada beraunews.com, Jumat (07/07/2017).

Selain itu, aksi perpeloncoan dinilai sangat tidak mendidik dan jauh dari kata pendidikan bagi siswa di sekolah. Apalagi, tidak jarang aksi perpeloncoan berakhir dengan bullying yang justru akan memberatkan siswa dalam masa pengenalan sekolah yang mestinya didapatkan pada MOS.

“Sudah kita ingatkan jauh-jauh hari. Kalau nanti masih ada yang melakukan aksi perpeloncoan akan diberi tindakan. Intinya, sejak bertahun belakangan aksi perpeloncoan ini sudah sangat tidak diperkenankan lagi terjadi di sekolah-sekolah. Lebih baik mengisi kegiatan MOS dengan hal-hal yang lebih positif, yang dapat meningkatkan semangat siswa dalam menimba ilmu pengetahuan di bangku sekolah,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia

Share