Defisit Anggaran, PPDB Tingkat SD dan SMP Tahun Ini Dilakukan Manual

 

TANJUNG REDEB – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018 khususnya tingkat SD dan SMP, tidak lagi menggunakan sistem online. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Armyn Zulkiflie, yang membenarkan PPDB tahun ini akan dilakukan dengan menggunakan sistem manual.

“Tidak lagi pakai sistem online,” ungkapnya kepada beraunews.com, Kamis (22/06/2017).

Penghapusan sistem online dalam PPDB tahun ini, dikatakannya merupakan upaya pihaknya dalam meminimalisir anggaran untuk pelaksanaan PPDB online. Sebab diakuinya, anggaran yang dikeluarkan guna pelaksanaan PPDB sistem online cukup besar.

“Kita tahu sendiri bagaimana kondisi keuangan Pemkab saat ini, hampir semua mengalami defisit anggaran. Sementara untuk pelaksanaan PPDB online butuh anggaran yang tidak sedikit. Jadi, kita coba kembalikan ke sistem manual saja,” jelasnya.

BACA JUGA : PPDB Tahun Ini Terapkan Sistem Zonasi, Begini Alasannya

Dengan kembali menggunakan sistem manual, menurutnya akan lebih menekan biaya dalam PPDB. Meski begitu, PPDB juga akan tetap dilakukan dengan bijaksana sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, untuk tingkat SMA sederajat, PPDB tahun ini tetap dilaksanakan melalui sistem online. Terkait hal itu pun telah diumumkan melalui sekolah-sekolah berkaitan. Terkait perubahan sistem tersebut, pihaknya juga mengaku telah mensosialisasikan hal tersebut secara bergiliran ke sekolah-sekolah.

“Nanti pendaftaran yang manual akan dimulai sejak tanggal 3 Juli mendatang, kemudian setelah itu baru lanjut tes dan pengumuman. Terakhir baru masa pengenalan lingkungan sekolah. Dan sudah kami beritahukan juga ke setiao sekolah. Saat ini formulir sudah bisa di ambil di masingh-masing sekolah,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia