Lantik 17 Kepsek Tingkat SD dan SMP, Bupati : “Kita harus memberikan kinerja yang terbaik"

 

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram melantik 17 kepala sekolah untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang bertugas di wilayah pedalaman dan pesisir Kabupaten Berau, di ruang Sangalaki Setkab Berau, Rabu (22/06/2017) kemarin. Pelantikan dihadiri Wakil Bupati, Agus Tantomo dan Sekkab Berau, Jonie Marhansyah, serta pejabat terkait. Pelantikan kepala sekolah ini untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah yang pejabat terdahulu telah memasuki masa pensiun.

Bupati Berau, Muharram, dalam arahannya, menegaskan peran penting kepala sekolah dalam memanajemen sekolah. Sehingganya ia berharap kepala sekolah yang dilantik dapat bersungguh sungguh melaksanakan tugas dengan pepenuhi sumpah atau janji yang telah diucapkan. Melaksanakan tugas dengan ikhlas dan penuh tanggungjawab ditegaskannya telah diucapkan dan diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik.

Melalui kesempatan itu Bupati Muharram menyampaikan beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian sekolah. Muharram menegaskan masih masih mendapat laporan adanya kepala sekolah yang berbulan bulan meninggalkan tempat tugas. Sehingganya Muharram berharap para kepala sekolah maupun guru yang telah mendapat amanah ditempat yang telah ditugaskan untuk dapat melaksanakan tugas dengan baik. Selama mengabdi dengan keikhlasan dan penuh tanggungjawab dikatakannya gaji dan tunjangan yang diterima menjadi berkah dan memberikan kebahagian. Begitu juga dalam pengangkatan kepala sekolah ditegaskannya harus mereka yang benarr benar serius untuk melaksanakan tugas.

“Kita harus memberikan kinerja yang terbaik, sehingga apa yang kita terima juga memberikan keberkahan,” ucapnya.

 

Di sisi lain Bupati Muharram kembali menyinggung soal pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang kedepan pendistribusiannya akan disesuaikan dengan kebutuhan rill sekolah sesuai dengan rencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS). Sehingganya sekolah juga mudah dalam mempertanggungjawabkan pemanfaatan dana bantuan operasional sekolah. Dengan BOS yang disesuaikan kebutuhan rill diharapkan para guru honor sekolah dapat teralokasi dan mendapat standar gaji yang sesuai.

Begitu juga dengan kebutuhan lain seperti ATK juga benar benar seusia dengan kebutuhan dalam setahun. Tentunya dalam pendistribusian ini untuk sekolah baru dan sekolah lama tertentu, karena sekolah lama juga perlu ada pemeliharaan dari sarana dan prasarana yang ada.

“Termasuk untuk gaji para guru honor sekolah kita akan sudah mulai sesuai di anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan tahun ini,” tandasnya.(hms4/bnc)