Pro dan Kontra Dibalik PPDB Online

 

TANJUNG REDEB – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online, kini menarik perhatian sebagian besar sekolah-sekolah, khususnya yang berada di sekitaran Kabupaten Berau. Hal ini karena, proses pendaftaran yang dahulunya banyak memakan waktu dan tenaga, kini dapat dilakukan dan diselesaikan hanya melalui jejaring sosial.

Selain itu, nilai siswa yang mendaftar dengan basis internet dapat terseleksi dengan kompeten. Karena selain dapat bersaing secara alami, kualitas pelayanan pendidikan pun juga dapat meningkat. Hal itu juga berpengaruh kepada sekolah-sekolah yang mengadakan PPDB Online. Contoh kecilnya adalah sekolah yang dapat dengan mudah mengetahui siswa yang layak dan memang pantas masuk ke sekolah itu.

Adanya sistem pendaftaran ini, dipengaruhi dari tuntutan masyarakat kepada pemerintah,  agar merancang layanan pendidikan berbasis Teknologi Informasi (TI), agar dapat diakses dengan mudah dan cepat.

Dibalik sisi positif yang ada, PPDB Online juga tidak lepas dari sisi negatif  yang terkadang muncul. Salah satunya adalah masalah jaringan internet yang sewaktu waktu bisa mengalami gangguan, dan hal itulah yang akan memberikan kerugian bagi peserta didik.

Sebenarnya, sistem pendaftaran secara online ini hanya memudahkan proses seleksi calon anak didik baru di suatu sekolah, karena dimanapun anak bersekolah dan dimanapun dia diterima, tidak menjadi tolak ukur untuk meraih sebuah kesuksesan. Tergantung dari bagaimana cara mereka dapat menerima dan mengikuti, bahkan memahami pelajaran dengan baik. Terpenting adalah, mereka harus tetap mendapat fasilitas pendidikan yang bermutu sehingga tidak ada yang merasa dirugikan.

Dengan adanya pro dan kontra tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Armyn Zulkifli, mengaku belum bisa mengemukakan komentar tentang hal ini, lantaran belum menerima surat dari provinsi perihal PPDB Online tersebut.(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: R. Amelia