Akuaponik, Panen Sayur Sekaligus Panen Ikan

 

TANJUNG REDEB – Setelah membuat inovasi kipas angin AC dengan menggunakan AC rusak, SMPIT Ash-Shohwah juga membuat akuaponik di area sekolah tersebut.

Akuaponik adalah kombinasi dari akuakultur (budidaya ikan) dan hidroponik (budidaya tanaman tanpa tanah). Dalam akuaponik, air yang mengandung nutrisi yang dihasilkan dari budidaya ikan merupakan sumber pupuk alami untuk tanaman yang tumbuh.

Dengan adanya akuaponik ini, manfaat dari pemeliharaan ikan (aquaculture) dan juga dari hidroponik dapat mengurangi kerugian dari kedua sistem itu. Ikan diberi makan dan menghasilkan limbah berupa Amonia dari kotorannya, kemudian Amonia diproses oleh bakteri dalam kolam ikan menjadi Nitrite dan Nitrate yang diperlukan tanaman untuk tumbuh.

"Sebelumnya, kami membuat taman hidroponik, namun untuk hidroponik, kita masih mengeluarkan biaya untuk nutrisi tanamannya, dan pemberian nutrisi itu harus pas," ucap Kepala Sekolah SMPIT Ash-Shohwah, Eka Saputra Syahramadhansyah, yang ditemui beraunews.com, Sabtu (04/03/2017).

Saat ini, akuaponik tersebut masih dalam tahap pembibitan, dan yang mereka tanam kebanyakan adalah sayur-sayuran seperti selada, sawi, bahkan lombok pun bisa ditanam dengan akuaponik.

 

"Saat ini masih dalam tahap pembibitan dan mungkin 2 sampai 3 hari lagi baru kami pindahkan ke dalam pipa. Cara menanamnya pun tidak menggunakan tanah lagi, kita hanya menggunakan spons untuk menanam bibitnya sampai tumbuh hingga kurang lebih 3cm. Kemudian bibit tersebut dipindahkan ke dalam pipa yang berada di atas air," tambahnya.

Pemeliharaan tanaman akuaponik ini keseluruhan telah diserahkan kepada siswa SMPIT tersebut, namun masih dalam pengawasan dari guru yang bersangkutan.

"Harapan kami dari sekolah, siswa dapat menghasilkan uang dari hasil usaha mereka sendiri, karena nantinya saat panen, mereka bisa panen dobel yaitu panen sayur sekaligus panen ikan juga, kebetulan ikan yang kita pelihara di sini adalah ikan Nila. Jadi, mereka dapat menjualnya juga, dan semoga inovasi kita tidak sampai di sini saja," tutupnya.(bnc)

Wartawan: Rika WS/Editor: R. Amelia