Disdik Canangkan Pelatihan untuk Guru SD Lulusan SMA

 

TANJUNG REDEB – Untuk meningkatan mutu pendidikan siswa sekolah melalui guru, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Armyn Zulkiflie, berencana akan melaksanakan program pelatihan dan pendidikan kilat (diklat) bagi guru SD lulusan SMA.

Pelatihan tersebut akan dilaksanakan tahun 2017 ini dengan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari salah satu perusahaan di Berau. Bahkan ia mengaku telah mendiskusikan hal tersebut bersama Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo.

"Rencana pelatihan dan diklat ini sudah saya rancang dan saya bicarakan dengan Wabup. Disetujui, dan hanya menunggu realisasi saja," ujarnya kepada beraunews.com, Senin (27/02/2017).

Dari data yang dimiliki Disdik, ada sekitar 565 guru SD lulusan SMA yang tersebar mengajar di 13 kecamatan di Berau. Meski tidak akan mengakomodir seluruh jumlah guru lulusan SMA tersebut, namun program pelatihan dan diklat tersebut, rencananya akan dilakukan semaksimal mungkin.

"Jumlahnya sangat banyak. Tahun ini kita tidak bisa mencakup semua guru. Sesuai dengan anggaran yang ada saja dulu. Jadi, akan dimaksimalkan pelatihannya. Kalau saya rencananya per mata pelajaran, walaupun dia guru wali kelas atau guru yang mencakup seluruh mata pelajaran," jelasnya.

Dengan adanya pelatihan dan diklat tersebut, ia berharap mutu pendidikan siswa SD akan lebih terdongkrak meski tenaga pengajarnya lulusan SMA. sebab menurutnya, dasar pendidikan anak ialah pada saat menduduki bangku SD, sehingga jika dasarnya lemah maka akan lemah juga di tingkat selanjutnya.

"Harus diselamatkan anak-anak kita ini. Sebab jika pendidikan dasarnya lemah akan terus lemah pada pendidikan selanjutnya. Untuk penguatan itu harus kita kuatkan dulu guru-gurunya," ucapnya.

Banyaknya guru SD lulusan SMA tersebut, dikatakannya merupakan dampak dari sulitnya mencari guru lulusan S1 beberapa tahun lalu. Sehingga memanfaatkan lulusan SMA yang berminat mengajar di sekolah-sekolah tersebut.

"Semoga berjalan sesuai dengan perencanaan. Dengan begitu, kita bisa meningkatkan kualutas dan mutu pendidikan anak maupun tenaga pendidiknya sendiri," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia