Pembangunan Laboratorium Komputer di Sekolah, Ini Kata Kadisdik

 

TANJUNG REDEB – Kebutuhan laboratorium komputer di setiap sekolah memang sangat diperlukan pada saat ini, terlebih untuk sekolah SMA/SMK dan SMP/MTs. Hal ini dikarenakan untuk tahun ini, siswa SMP/MTs dan SMA/SMK sudah diminta Ujian Nasional (UN) berbasis komputer.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Armyn Zulkiflie, kepada beraunews.com, Sabtu (25/02/2017), mengakui jika tidak semua sekolah di Kabupaten Berau memiliki laboratorium komputer. Hal ini akibat dikuranginya anggaran Disdik.

"Sebenarnya sekolah-sekolah yang kekurangan prasarana seperti laboratorium komputer, perpustakaan, mushola sekolah itu tetap kita penuhi. Namun kita terkendala anggaran, karena anggaran untuk tahun ini dikurangi," ucapnya.

BACA JUGA : Tak Miliki Laboratorium Komputer, SMP Buyung-Buyung Pesimis UN Online

Dengan minimnya anggaran, pihaknya tetap akan memenuhi prasarana tersebut namun dengan jalan skala prioritas. Jadi tidak semua sekolah bisa membangun prasarana tersebut.

"Kita akan tetap membangun namun dengan skala prioritas. Prioritasnya itu seperti misalnya ada 10 sekolah yang membutuhkan laboratorium komputer. Nah dari 10 itu kita lihat lagi anggarannya cukup atau tidak, kalau hanya cukup untuk membangun 3 laboratorium komputer, ya kita bangun itu dulu, dan sisanya mungkin tahun berikutnya akan terealisasikan," lanjutnya.

Armyn menambahkan, jika tidak sembarangan memilih sekolah-sekolah mana saja yang harus diprioritaskan.

"Iya, bisa jadi sekolah-sekolah yang sudah sangat mendesak. Misalnya sekolah itu sudah memiliki alat namun belum mempunyai ruangannya, atau bahkan sebaliknya. Nah itu harus didahulukan," ujarnya.

"Saya berharap untuk tahun depan semoga anggaran sudah normal kembali dan seluruh sekolah di Kabupaten Berau baik itu, SD/SMP/SMA sudah memiliki prasarana yang lengkap," harapnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia