Hore... Pemprov Kaltim Akhirnya Biayai Guru Honor

 

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram mengakui jika Pemerintah Provinsi Kaltim telah menarik kembali instruksinya terkait pembiayaan guru honorer di seluruh wilayah Kaltim, termasuk Kabupaten Berau, pasca kewenangan pengelolaan pendidikan diambil alih oleh Dinas Pendidikan Provinsi.

“Benar saya sudah dengar soal itu, sekarang guru honorer dapat bernafas lega karena status mereka sudah jelas. Kalau semula resah soal nasibnya, akhirnya Pemprov sanggup membiayai gaji dan tunjangan mereka semua. Saya sebagai kepala daerah juga merasa lega,” ungkap Muharram, Selasa (10/01/2017).

BACA JUGA : Pemprov Lanjutkan Kontrak 4.771 Tenaga Non PNS, Termasuk Guru

Meski Pemkab belum menerima surat pemberitahuan tersebut, namun Muharram menegaskan informasi yang berembus benar adanya. Sementara itu, terkait anggaran sebesar Rp19 miliar yang telah disiapkan Pemkab Berau melalui APBD tahun 2017, yang semula akan digunakan untuk membiayai gaji guru honor, akan tetap difungsikan sebagai pembiayaan pendidikan sesuai dengan rencana awal.

Pembiayaan pendidikan yang dimaksud Muharram dalam hal ini dapat melalui pemberian beasiswa bagi  pelajar ataupun pembenahan bangunan sekolah. Namun,  tidak menutup kemungkinan dana tersebut juga dialihkan ke bidang lain  sesuai skala prioritas yang ditentukan.

“Kita akan bahas dengan bagian anggaran dulu soal dana yang sudah disiapkan. Jangan sampai dana ini hanya mengendap dan menjadi Silpa, kan sayang sekali,” tutupnya singkat.

Seperti diketahui, sebagai implementasi dari undang–undang 23/2014 tentang pemerintah daerah, lebih dari 412 PNS di lingkungan Pemkab Berau diserahkan ke Provinsi Kaltim, dari jumlah tersebut diketahui tenaga pendidik untuk SMA dan SMK menempati jumlah terbanyak, yakni mencapai 342 PNS.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia