Pekan Kreativitas Siswa Jadi Ajang Tingkatkan Kepedulian Siswa Terhadap Lingkungan

 

TANJUNG REDEB – Sebagai wadah untuk menuangkan bakat dan kreativitas yang dimiliki siswa-siswi, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjung Redeb, melaksanakan Pekan Kreativitas Siswa, Rabu (21/12/2016). Selain para guru dan pelajar, pembukaan kegiatan tersebut juga dihadiri Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan perwakilan dari Kementerian Agama (Kemenag).

Dengan mengusung tema ‘Sekolahku Sayang, Sampahku Hilang’, berbagai jenis lomba dengan antusias diikuti oleh puluhan pelajar dari berbagai kelas. Lomba yang diselenggarakan antara lain, fashion show busana daur ulang, pidato bahasa Berau, pidato bahasa Inggris, pidato bahasa Arab, senam kreasi, screable, green wall (taman dinding), tahfiz Al-qur’an, stand up komedi, puisi, ranking 1 hingga akustik band.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana, Reza Risky Noviandi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan yang mendapat banyak apresiasi positif dari siswa. Sebab melalui kegiatan tersebut segala jenis bakat dan minat para siswa dapat disalurkan dan dapat menelurkan bibit-bibit siswa kreatif lebih banyak lagi.

Mewakili siswa lainnya, ia berharap kegiatan yang dilaksanakan hingga Kamis (22/12/2016) besok, dapat terselenggara dengan baik dan lebih baik di tahun-tahun sebelumnya.

“Kami bukan hanya sekadar berlomba disini, tapi juga menyalurkan bakat kami. Ada yang bisa berpidato, bernyanyi, bermain alat musik hingga membuat busana dari bahan daur ulang. Itu kan merupakan bakat-bakat yang dapat dikembangkan ketika kami telah lulus dari bangku pendidikan,” ungkap siswa kelas XI MIA yang sekaligus merupakan Wakil Ketua OSIS tersebut.

 

Adapun anggaran yang digunakan untuk menyelenggarakan kegiatan yang menjadi rutinitas setiap tahun tersebut merupakan bagian dari dana Bosda. Hal itu diungkapkan oleh Selvi, selaku penanggung jawab kegiatan tersebut.

Berdasarkan tema yang diusung, segala jenis perlombaan yang diadakan oleh panitia pekan kreativitas siswa tersebut, dikatakan Kepala Sekolah MAN Tanjung Redeb, Ali Muttaqin, merupakan langkah untuk membawa para siswa memahami dan menumbuhkan kepedulian terhadap isu lingkungan dunia, yakni pemanasan global (Global Warming).

“Luar biasa perkembangan siswa-siswi kami dari tahun ke tahun. Kreativitas siswa semakin tinggi. Dengan mengangkat tema berbau lingkungan semacam ini, harapan utama kami terhadap kegiatan ini adalah terwujudnya generasi yang memiliki rasa peduli terhadap isu-isu lingkungan, terutama isu global warming,” ujarnya saat ditemui beraunews.com di ruang kerjanya,

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadikan para siswa-siswi tersebut tidak terkungkung pada isu lingkungan yang hanya berkembang di daerah, namun juga seluruh dunia.

 

“Tidak sebatas kegiatan yang mengangkat tema lingkungan, tapi sebelumnya para siswa juga sudah diajarkan bagaimana menghijaukan lingkungan. Saat ini ada beberapa taman yang telah dihijaukan oleh siswa. Juga ada green wall atau taman yang digantung pada dinding-dinding sekolah. Bahkan juga untuk mempercantik diberi lukisan-lukisan dengan tema alam,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut pula, ia berharap sekolah tersebut dapat menjadi sekolah percontohan yang membawa isu lingkungan sebagai motivasi penghijauan di lingkungan sekolah mereka.

“Karena kami juga masuk salah satu sekolah adiwiyata, kami sangat mengedepankan isu-isu lingkungan ini. Ke depan, semoga MAN dapat jadi contoh bagi sekolah lain untuk dapat membantu menyelamatkan alam dari kerusakan baik yang ditimbulkan oleh manusia itu sendiri maupun faktor-faktor lainnya,” tandasnya.(Marta)