Demi Korba Gempa Aceh, Murid SDN 001 Talisayan Turun Ke Jalan

 

TALISAYAN – Gempa 6,5 SR yang menguncang Aceh pada 7 Desember lalu, hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat luas seluruh nusantara, tidak terkecuali masyarakat dari berbagai elemen yang ada di Kabupaten Berau. Seperti yang dilakukan siswa dari SDN 001 Talisayan Kecamatan Talisayan, Selasa (20/12/2016).

Sejumlah murid SD tampak bersemangat melakukan "aksi peduli aceh" dengan cara meminta sumbangan sukarela kepada masyarakat yang melintas di poros kampung Talisayan. Kegiatan itu pun disambut hangat dan simpati dari berbagai unsur elemen masyarakat di kampung tersebut.

Kepala SDN 001 Talisayan, Ami Aulia melalui Guru PKN, Hairil mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pihaknya terhadap musibah gempa yang baru-baru ini melanda aceh.

“Ini merupakan aksi solidaritas kami terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa aceh lalu,” katanya kepada beraunews.com.

Sedangkan, bentuk atau aksi kepedulian yang dilakukan anak didiknya tersebut, yaitu dengan cara turun ke jalan dan mengumpulkan dana sukarelawan atau bantuan untuk saudara mereka yang menjadi korban gempa Aceh.

Hal tersebut dilakukan sekaligus sebagai proses pembelajaran untuk membentuk karakter anak, agar lebih peduli sesama, khususnya bagi yang sedang mengalami musibah. Diharapkannya, dengan aksi tersebut, anak didiknya dapat selalu membantu, dan berbagi kepada yang membutuhkan, tidak hanya kepada mereka yang berada di Aceh.

“Walaupun dana yang terkumpul tidak seberapa. Tetapi diharapkan dapat membantu mengurangi beban saudara kami yang terkena musibah gempa di Aceh," tuturnya.

Sementara itu Kepala Kampung Talisayan, Yamsir mengapresiasi aksi yang dilakukan murid-murid SD tersebut. Ia mengatakan, penggalangan dana yang dilakukan sejumlah murid SD itu harus dijadikan contoh dan teladan untuk selalu bersikap peduli kepada yang membutuhkan.

"Kita sangat bangga dan memberikan apresiasi tinggi. Apa yang mereka lakukan ini harus dijadikan contoh dan pembelajaran yang baik. Ini sangat bermanfaat karena juga mengajarkan mereka bersikap peduli kepada sesama terutama kepada mereka yang mengalami musibah. Ini sangat positif," tandasnya.(Hendra Irawan)