Jalan Berlumpur, Guru dan Siswa SDN Filial 001 Talisayan Hanya Bisa Pasrah

 

TALISAYAN – Akses jalan menuju SDN Filial 001 Talisayan, Kecamatan Talisayan memprihatinkan. Pasalnya, saat diguyur hujan, akses jalan tersebut menjadi licin dan berlumpur. Akibatnya, tak jarang murid maupun guru yang melalui jalan itu terpeleset dan terjatuh. Hal tersebut diungkapkan Kepala Sekolah SDN 001 Talisayan, Ami Aulia.

Dikatakannya, akses jalan yang merupakan swadaya masyarakat Kampung Talisayan itu, menjadi buruk ketika turun hujan. Akibatnya, siswa dan guru terpaksa berjalan kaki, lantaran jalan menjadi berlumpur dan licin.

“Tak jarang jalan yang licin dan berlumpur, yang membuat seragam sekolah menjadi kotor. kondisi ini juga bisa menganggu proses belajar mengajar,” ujarnya saat dikonfirmasi beraunews.com, Kamis (15/12/2016).

Ami menambahkan, tak hanya akses jalan yang menjadi kendala, salah satu alat penunjang proses belajar dan mengajar seperti meja dan kursi juga masih kurang. Akibat belum lengkapnya fasilitas tersebut, membuat murid terpaksa belajar berdiri. Bahkan juga dikatakannya sesekali terlihat melantai atau lesehan.

Untuk memenuhi hal itu, pihaknya telah melakukan berbagai upaya, seperti mengajukan proposal kepada Dinas Pedidikan. Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan upaya peminjaman kursi ke sekolah yang ada di Kecamatan Talisayan. Hanya saja, peminjaman fasilitas tersebut belum terpenuhi. Saat ini, setidaknya ada 10 kursi dari tiga kelas yang masih kurang.

“Anak didik kami kerap mengeluh, karena merasa risih saat proses belajar mengajar. Terlebih lagi, anak didik kami sedang melaksanakan ulangan, dengan kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mempengaruhi konsentrasi saat mengisi soal ulangan,” jelasnya.

Ami berharap, kondisi keterbatasan kursi sekolah serta akses jalan tersebut segera mendapatkan perhatian khusus, baik itu dari pemerintah melalui Dinas Pendidikan, ataupun pihak perusahaan kelapa sawit yang ada di Kecamatan Talisayan dalam bentuk CSR-nya.(Hendra Irawan)