Bupati : Universitas Negeri Berdiri, Perguruan Tinggi Swasta Terancam

 

TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Muharram mengakui jika Kabupaten Berau sudah sepatutnya memiliki sebuah universitas sendiri. Apalagi saat ini beberapa perguruan tinggi yang ada terus melakukan pembenahan, baik dari segi pendidikan hingga akreditasi kampus.

Seperti halnya Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah (STIEM) yang saat ini sudah terakreditasi B, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) beserta Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) dalam proses kenaikan akreditasi dari C ke B. Sementara, Akademi Komunitas Negeri (AKN) juga tidak lama lagi akan berstatus negeri.

Melihat peningkatan kualitas pendidikan yang terus dilakukan, maka dari sisi kelembagaan semua telah mengalami perubahan yang sangat baik sekali. Hanya saja menurut Muharram, pendidikan saat ini tidak terbatas akreditasi semata.

“Yang paling penting adalah, bagaimana mengembangkan lembaga itu supaya singkron dengan dunia kerja yang dibutuhkan, jadi begitu lulus bisa diimplementasikan,” jelasnya saat memberikan sambutan pada rapat terbuka wisuda ke-2 Kampus Akademi Komunitas Negeri (AKN) Berau, di Gedung Olahraga dan Pemuda (GOR), baru-baru ini.

BACA JUGA : AKN Wisuda 83 Mahasiswa Siap Terjun ke Dunia Kerja

Terkait pendirian Universitas Negeri di Berau, Muharram mengatakan, hal tersebut tentunya menjadi pemikiran bersama. Apalagi, menurut Muharram, jika keberadaan Universitas Negeri benar-benar terealisasikan, tentunya keberadaan perguruan tinggi swasta bisa terancam, terkecuali perguruan tinggi swasta yang ada itu bersatu. Namun yang menjadi pertanyaan, apakah bersatunya perguruan tinggi swasta itu dapat dilakukan, menyusul masing-masing berada di bawah yayasan yang berbeda.

“Pemerintah daerah pastinya akan mensupport sesuai dengan kemampuan kita, baik itu dari sisi kebijakan dan pengembangan kita akan dorong terus. Kalau memang sudah sewajarnya ada universitas, kenapa harus di tolak, tetapi tentunya dengan petimbangan yang matang,” tandasnya.(M.S. Zuhrie)