Besok PT Alam Bhana Lestari Resources Gelar Konsultasi Publik Di Biduk-Biduk

 

BIDUK-BIDUK – Sebagai tindak lanjut dari terbitnya izin tambang batu gamping sebagai bahan baku pabrik semen, serta izin lokasi perkebunan kelapa sawit seluas 17 ribu hektar, Rabu (26/10/2016) besok, akan dilakukan sosialisasi publik oleh salah satu perusahaan sektor pertambangan batu gamping. Kegiatan tersebut direncanakan digelar di Aula Kantor Kecamatan Biduk-biduk yang bakal dihadiri oleh puluhan undangan.

Berdasarkan isi dari undangan yang bertanda Pemprov Kaltim tersebut, agenda yang akan dibahas dalam sosialisasi itu, yakni saran atau masukan tanggapan konsultasi publik. Masih terkait isi undangan itu, juga tertulis pemrakarsa adalah PT Alam Bhana Lestari Resources, dan penyusun Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) adalah PT Integral Multi Talenta (LPJP Amdal). Kegiatan itu dilakukan, menyusul rencana pihak perusahaan untuk melakukan pertambangan mineral bukan logam (batu gamping).

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Camat Biduk-Biduk, Muzakkir menyampaikan, sosialisasi tersebut guna mendengarkan respon masyarakat terkait rencana kegiatan penambangan batu gamping di Kampung Teluk Sumbang Kecamatan Biduk-Biduk, dan Kampung Tanjung Mangkalihat yang ada di Kecamatan Sandaran Kabupaten Kutai Timur.

“Hanya sekedar konsultasi publik. Dan selain pihak perusahaan, ada juga dari Pemprov Kaltim dan Pemkab Berau yang hadir,” ungkapnya saat dihubungi beraunews.com, Selasa (25/10/2016).

Dirinya juga tidak begitu menjelaskan tentang respon masyarakat saat ini di Kecamatan Biduk-Biduk terkait izin perusahaan industri. Akan tetapi diakuinya, berdasarkan undangan yang telah disebar, sosialisasi tersebut diprediksi akan berlangsung ramai.

“Undangan sudah puluhan disebar. Kita lihat respon masyarakat nanti terkait rencana kegiatan perusahaan untuk melakukan penambangan di Biduk-Biduk bagaimana,” tandasnya.(Hendra Irawan)