Asrama “Mengerikan”, Mahasiswa Pertanyakan Kepedulian Pemkab

 

TANJUNG REDEB – Kondisi asrama mahasiswa Berau yang menjadi tempat tinggal dan karantina mahasiswa baru asal Berau di Kota Samarinda, sangat memprihatinkan. Pasalnya hampir seluruh bagian dari bangunan asrama Sempaja yang terletak di Jalan KH Wahid Hasyim, Komplek Pinang Mas, Sempaja, Samarinda tersebut mengalami kerusakan dan bahkan tergenang air hujan.

Maklum saja, asrama tersebut memang sudah 15 tahun tidak pernah tersentuh renovasi. Hal itu mengganggu kenyamanan mahasiswa yang menghuni asrama tersebut sejak bertahun-tahun belakangan.

“Siapa yang tidak sedih lagi nyenyak tidur tiba-tiba diselimuti air hujan karena bangunan asrama kami yang sudah tidak layak lagi,” ungkap Pujianto, Ketua Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Berau (KPMKB) Cabang Samarinda kepada beraunews.com, Selasa (27/9/2016).

Keluhan mahasiswa terkait keinginan mereka agar pemkab segera melakukan renovasi terhadap asrama mahasiswa tersebut, bukan hanya satu atau dua kali saja disampaikannya kepada pihak yang bersangkutan. Namun hingga saat ini tidak ada tanggapan yang diberikan atas keluhan mahasiswa tersebut.

“Kami sudah berkali-kali memohonkan agar pemerintah merenovasi asrama kami, karena kondisinya benar-benar sudah tidak layak lagi. Berbeda dengan kondisi asrama mahasiswa Berau di daerah lain yang layak dihuni, difasilitasi dan sebagainya, tapi kenapa kami tidak? Bahkan hal ini sudah kami sampaikan kepada Bupati, Wakil Bupati hingga kepada Ketua DPRD Berau, dan tidak ada respon,” jelasnya.

 

Kepedulian pemerintah terhadap nasib mahasiswa Berau yang sedang menempuh pendidikan di luar kota pun mulai dipertanyakan.

“Apakah pemerintah menunggu melihat kami tergenang air banjir semua disini baru diperhatikan? Haruskah berkibar bendera setengah tiang baru pemerintah merenovasi asrama kami? Setidaknya dapat bola lampu saja kami sudah sangat bersyukur, tapi nyatanya tidak ada. Sedangkan asrama lain bisa dapat televisi dan sofa. Haruskah kami mati kedinginan di rumah pemerintah,” ucapnya.
 
Hingga berita ini diturukan, upaya beraunews.com mendapat konfirmasi dari Pemkab Berau melalui Bupati, belum membuahkan hasil.(Marta)