Kampung Tertinggal Jadi Prioritas Kunjungan Mahasiswa KKN

 

TANJUNG REDEB – Pernyataan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Unmul yang meminta Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung (BPMPK) Berau untuk mengevaluasi kampung mana saja yang sudah atau belum pernah dikunjungi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), ditanggapi langsung oleh Kepala BPMPK, Datu Kesuma.

Dikatakan Datu, selama ini penentuan lokasi kampung yang menjadi wilayah kerja mahasiswa KKN selalu dikoordinasikan pihaknya kepada perguruan tinggi yang akan mengirimkan mahasiswanya. Saat ini juga ada beberapa pertimbangan tertentu, sehingga program KKN belum dapat menyentuh beberapa kampung dalam beberapa tahun terakhir.

“Memang benar, belum semua kampung bisa kita tunjuk sebagai lokasi KKN mahasiswa. Tapi lokasi yang telah ditentukan itu sebelumnya sudah kami koordinasikan dengan pihak kampus atau perguruan tingginya,” ungkapnya kepada beraunews.com, Minggu (11/9/2016).

BACA JUGA : Banyak Kampung Belum Tersentuh KKN, Ini Penjelasn LP2M Unmul

Sementara itu, untuk program KKN reguler mandiri, penentuan lokasi ditempatkannya mahasiswa KKN ditentukan sendiri oleh pihak yang melaksanakan.  Namun demikian, untuk pemerataan kunjungan mahasiswa KKN di kampung-kampung, khususnya yang ada di Berau, pihaknya akan memprioritaskan penempatan mahasiswa KKN di kampung tertinggal, khususnya di wilayah pedalaman Kecamatan Kelay dan Kecamatan Segah.

“Tahun depan kita prioritaskan penempatannya di kampung yang tertinggal,” ujarnya.

Selain itu, permohonan LP2M agar BPMPK segera menunjuk kampung binaan sebagai kampung yang diprioritaskan untuk dikunjungi mahasiswa KKN selama 3 tahun berturut-turut, Datu mengungkapkan, pihaknya akan melaksanakan hal tersebut dengan menunjuk kampung tertinggal sebagai desa berstatus binaan.

“Kita juga akan menunjuk kampung binaan seperti yang dimaksudkan oleh LP2M, khususnya yang jauh dari pusat kota dan masih tertinggal dari kampung lainnya, itu yang akan kita tunjuk sebagai desa atau kampung binaan,” pungkasnya.(Marta)