Penggunaan Dana BOS Harus Sesuai Juknis

 

TANJUNG REDEB – Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dilakukan masing-masing sekolah harus mengikuti petunjuk teknis (juknis) penggunaannya.

Hal itu diungkapkan Manajer Program Dana BOS Pusat, Dahri yang menjelaskan, pada prinsipnya dana BOS dipergunakan untuk keperluan siswa terkait proses belajar mengajar selama di sekolah.

Namun ada beberapa standarisasi yang harus dipenuhi dalam penggunaannya, antara lain sebagai operasional program sekolah pengembangan kompetensi kelulusan, standar isi, standar proses, pendidik dan tenaga pendidikan, sarana dan prasarana sekolah, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan sistem implementasi penilaian.

“Untuk dana BOS itu ada tiga, yakni dana BOS dari pemerintah daerah (BOSDA), dana BOS dari pusat (BOSPUS) dan BOS Banprov (bantuan provinsi). Seluruh penggunaannya sudah diatur dalam juknisnya masing-masing,” ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (6/9/2016).

Adapun kisaran dana BOSDA yang diterima setiap siswa setiap tahunnya tergantung pada tingkatan sekolah. Untuk tingkat SD setiap bulannya mendapat BOS senilai Rp50 ribu atau Rp600 ribu per tahun. Tingkat SMP senilai Rp75 ribu atau Rp900 ribu per tahun, sementara tingkat SLTA senilai Rp100 ribu per bulan atau Rp1 juta per tahun.

“Untuk anggaran BOSDA itu disesuaikan dengan kemampuan daerahnya masing-masing. Sementara penganggarannya ke sekolah itu tergantung berapa banyak siswanya, semakin banyak siswanya maka dana yang diterima juga akan semakin besar,” katanya,

Selain itu, untuk tahun anggaran 2016, BOSDA sesuai dengan arahan Bupati, meski siswa di sekolah tersebut kurang dari 80 siswa, maka perhitungan dana BOSDA yang diterima harus tetap dihitung sebanyak 80 siswa. Namun hal itu berlaku untuk sekolah-sekolah yang berada di daerah terpencil dan pedesaan.

“Kalau seperti sekolah yang ada di perkampungan itu kan biasanya siswanya tidak banyak. Jadi meskipun hitungan siswanya hanya ada 40 orang, maka tetap dana BOSDA yang dianggarkan untuk 80 orang,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Pendidikan Berau, ada sekitar 170 sekolah tingkat SD atau MI dengan jumlah sekitar 25.742 siswa, 55 sekolah tingkat SMP atau MTS dengan jumlah sekitar 8.839 siswa dan 40 sekolah tingkat SMA, SMK, atau MA dengan jumlah sekitar 6.626 siswa. Dengan data tersebut, dana BOSDA berkisar Rp30 miliar per tahun.(Marta)