KKN Ajang Melatih Diri Mahasiswa

TANJUNG REDEB – Serah terima kembali untuk kepulangan mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun ajaran 2016 di Berau, dilaksanakan Kamis pagi (1/9/2016), di halaman gedung kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung (BPMPK).

Sekitar kurang lebih 200 mahasiswa KKN reguler yang tergabung dalam 32 kelompok, 69 mahasiswa KKN reguler Bina Mitra Mandiri 7 kelompok dan 6 mahasiswa KKN program One Health 1 kelompok, telah melaksanakan tugas akhir perkuliahan tersebut di enam Kecamatan, antara lain Kecamatan Gunung Tabur, Sambaliung, Teluk Bayur, Tabalar, Biatan dan Derawan.

Dalam serah terima tersebut, hadir Bupati Berau Muharram, yang sangat mengapresiasi keberadaan mahasiswa KKN yang telah mengisi kampung-kampung selama kurang lebih 45 hari.

KKN merupakan wahana mengimplementasikan ilmu yang dipelajari selama dibangku perkuliahan kepada masyarakat secara langsung. Sehingga tidak hanya bertumpu pada teori, setelah lepas dari bangku perkuliahan mahasiswa diharapkan mampu mempraktekkan secara nyata segala ilmu yang pernah dipelajari.

Hal itu diperjelas oleh Staf Ahli Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Mulawarman, Sofyan yang mengatakan, dengan KKN mahasiswa juga dapat memperoleh pembelajaran bagaimana bersikap di tengah masyarakat luas, menjadi lebih mandiri dan saling menghargai satu sama lain saat melaksanakan tugas tersebut.

“Pada hakikatnya KKN dilaksanakan agar mahasiswa bisa belajar menerapkan teori yang selama ini mereka pelajari. Sebab antara teori dan praktek itu tidak selalu sama, bisa jadi teorinya sulit tetapi saat dipraktekkan menjadi lebih gampang dari yang diperkirakan,” jelasnya saat berbincang santai bersama beraunews.com, Kamis (1/9/2016).

KKN yang bertemakan ‘Membangun Perspektif Bersama Menuju Revolusi Mental Bersama Mahasiswa’ juga diharapkan mampu meningkatkan empati serta kepedulian mahasiswa kepada masyarakat yang lemah. Selain itu juga sebagai proses belajar menanamkan nilai-nilai kepribadian, jiwa nasionalisme, jiwa pancasila, keuletan dan tanggung jawab.

“Tidak sekadar melepaskan kewajiban KKN, setelah berakhir masa KKN itulah yang paling penting. Target kita melaksanakan KKN ini agar mahasiswa mempunyai jiwa kepemimpinan, eksploratif, analis dan bahkan jiwa kewirausahaannya juga bisa muncul. Kita sangat berharap yang menjadi poin penting adalah mahasiswa akan menjadi lebih baik lepas KKN ini,” pungkasnya.(Marta)