Pemuda dan Beasiswa Berau

Ke depan, sebagai konsekuensi logis dari perwujudan Pemerintah Kabupaten yang telah mengkonfirmasi atas kegelisahan mahasiswa atas beasiswa. Pemerintah juga hendak mengajukan satu syarat umum kepada penerima beasiswa agar dana beasiswa tidak majadi mubazir.

Syarat umum tersebut adalah perlunya penerima melakukan studi atau riset yang objeknya ditujukan atau dilakukan di Berau. Sampai hari ini Kabupaten Berau masih minim terhadap data yang dipublikasikan secara up to date.

Maka kita berharap dari tugas ahir, skripsi ataupun jurnal dapat dilakukan riset oleh penerima beasiswa nantinya akan mempublikasikan data ke pemerintahan ataupun data tetang pariwisata dan kebudayaan.

Kemudian, untuk pengembangan sumber daya manusia, sekiranya ke depan Pemkab Berau menindak lanjuti perihal beasiswa di bidang Magister (S2) untuk menjadi tenaga pengajar dan riset profesional di sekolah tinggi yang ada di Berau. Atau sebagai persiapan matang dalam mewujudkan mimpi besar pendidikan Berau dalam memiliki Universitas-Perguruan Tinggi di Berau.

Semoga dengan adanya program beasiswa kabupaten tersebut, menjadi langkah bersama seluruh generasi Berau dalam membangun untuk semua. Kita bersama-sama berupaya menjadikan Kabupaten Berau sebagai mini laboratorium pendidikan, pariwisata, kebudayaan dan politik bagi seluruh kabupaten se-Indonesia, umum Dunia Internasional.(bnc)

* Syamsuddin Juhran (Mahasiswa Pascasarjana Pendidikan NonFormal UNY, asal Berau dan Pegiat Kawal Literasi Berau)