Bocah Sungai Kuyang Terkenal Perkasa, Kok Bisa?

 

TELUK BAYUR – Mungkin masyarakat sekitaran Teluk Bayur tidak asing lagi dengan nama jalan yang satu ini, yakni Sungai Kuyang. Apalagi, nama jalan sekaligus tempat berdirinya Kapolsek Teluk Bayur tersebut, banyak menjadi perbincangan hangat hingga ke wilayah ke Kecamatan Tanjung Redeb, bahkan kecamatan-kecamatan lain seperti Sambaliung dan Gunung Tabur.

Nama jalan ini sering sekali disangkut pautkan dengan hal-hal negatif. Malah lebih dikenal sebagai wadah penjahat. Tetapi, warga yang berdomisili di sana mengaku jika hal itu tidaklah benar.
 
“Tidak semua apa yang dibilang orang di luar sana benar, contohnya di sini, anak-anak masih bisa bermain sekaligus mencari uang untuk keperluan jajan mereka,” ucap Ferdy, salah satu warga Sungai Kuyang.

Dibalik stigma negatif itu, ada hal yang menarik yakni, bocah-bocahnya yang rata-rata masih berstatus pelajar, berusia belia antara 5-8 tahun, yang justru sudah mampu membantu orang tua untuk mencari nafkah. Contoh kecilnya, berjualan gorengan, menyulap manik-manik menjadi aksesoris seperti gelang dan kalung.

Melihat hal ini, Ketua RT III Sungai Kuyang, Syamsul, yang ditemui beraunews.com di rumahnya, Sabtu (15/04/2017) pagi, memberikan tanggapan.

“Sebenarnya tidak bagus jika mereka bekerja sambil sekolah, apalagi sampai harus putus sekolah karena mengutamakan mencari uang. Seharusnya mereka fokus ke sekolahnya saja, karena tugas mencari nafkah adalah di tangan orang tua,” ucapnya.

Selain berjualan atau menjadi pengrajin aksesoris, bocah Sungai Kuyang juga mempunyai skill dalam menari dan mengungkapkan ekspresinya lewat musik.

“Hal ini juga seharusnya mendapat dukungan dan bantuan dari pemerintah agar impian anak-anak ini dapat tercapai, dan sekaligus mengurangi atau bahkan menghilangkan pekerja usia dini di Sungai Kuyang,” tutupnya.
 
Bahkan, diakui Syamsul, semua Ketua RT di Sungai Kuyang akan membangun balai yang nantinya digunakan untuk tempat melakukan segala macam kegiatan, khususnya bagi anak-anak di sana(Sungai Kuyang-red).(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: R. Amelia