Kuda Lumping Wahyu Ning Budoyo Sihir Ratusan Penonton

 

TANJUNG REDEB – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda yang akan jatuh pada 28 Oktober mendatang, DPD KNPI Berau, melaksanakan berbagai kegiatan yang melibatkan pemuda-pemudi Berau sebagai partisipannya.

Untuk memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut, DPD KNPI Berau menyelenggarakan hiburan bagi masyarakat berupa kesenian khas Jawa, kuda lumping oleh Tim Kesenian Wahyu Ning Budoyo. Ratusan warga antusias mengikuti berlangsungnya pertunjukan kesenian budaya tersebut, di Sekretarian DPD KNPI, Jalan P. Diponegoro, Tanjung Redeb, Minggu (23/10/2016) kemarin.

Di bawah kepemimpinan Yoyok Sadyo dan dibina Aan Wibowo, puluhan anggota Wahyu Ning Budoyo baik laki-laki maupun perempuan berhasil mengundang perhatian masyarakat yang melintas. Disampaikan Aan Wibowo, kesenian kuda lumping tersebut merupakan salah satu kebudayaan dari tanah Jawa yang hingga saat ini masih membumi.

“Sampai saat ini kesenian kuda lumping tidak pernah dilupakan, terlebih para anggota kami juga rata-rata adalah anak muda yang punya semangat tinggi melestarikan kebudayaan mereka. Bahkan bukan hanya dari suku Jawa, banyak juga pemain yang berasal dari suku lain,” ungkapnya kepada beraunews.com.

Selain dikaitkan erat dengan nilai-nilai magis, kesenian kuda lumping tersebut juga menggambarkan bagaimana perjuangan rakyat Jawa melawan para penjajah di masa kerajaan dulu. Jelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, ia juga berharap pemuda-pemudi Berau, dapat terus berkarya dan melestarikan kesenian budaya yang dimiliki masing-masing sukunya.

“Kita hadir disini ingin kembali merefleksikan kepada para kaula muda nilai-nilai yang dapat dipetik dari kebudayaan-kebudayaan yang ada, kita tidak ingin kebudayaan kita yang beragam, salah satunya kuda lumping ini akan sirna oleh perkembangan zaman,” harapnya.

 

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Berau, Sakirman menyebutkan, lewat kegiatan tersebut pihaknya ingin pemuda-pemudi khususnya yang ada di Berau agar dapat mengingat, menggali, mempelajari dan melestarikan setiap kebudayaan yang ada.

“Anak-anak muda kita harus dikenalkan pada ragam kebudayaan, jangan sampai mereka hanya tahu teknologi canggih saja. Saya yakin dengan tampilan kawan-kawan dari tim kesenian kuda lumping ini, ada banyak anak muda yang akan timbul semangat untuk mengetahui budaya mereka,” ujarnya.

Selain menggelar hiburan tersebut, pihaknya juga akan menyelenggarakan kontes selfie dengan menggunakan bendera merah putih sebagai properti wajibnya, yang dimulai sejak Sabtu (22/10/2016) hingga Sabtu (29/10/2016) mendatang.

“Kami harap kepada pemuda-pemudi Berau untuk berpartisipasi dalam acara KNPI. Kegiatan positif yang Insya Allah akan membawa dampak positif pula bagi generasi muda kedepannya,” tandasnya.(Marta)