Hari Santri Nasional 2016, KOPI Berau dan Santri Benahi Lubang Jalan Jembatan Sambaliung

 

TANJUNG REDEB – Kondisi badan jalan di jembatan kerangka baja, Kecamatan Sambaliung, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, di jembatan yang menghubungkan Kecamatan Tanjung Redeb dengan Kecamatan Sambaliung dan beberapa kecamatan terdekat lainnya itu, terdapat belasan lubang menganga yang menjadi ketakutan tersendiri bagi pengendara yang melintas.

Sebelumnya, berkali-kali masyarakat telah meminta kepada pihak berwenang untuk membenahi kondisi jembatan milik Provinsi Kaltim tersebut, agar tidak menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Namun hingga saat ini lubang-lubang tersebut masih menghantui pengguna jalan.

BACA JUGA : Jembatan Sambaliung Memprihatinkan, UPTD PU Kaltim Hanya Berani Tambal Sulam

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan, di Hari Santri Nasional 2016 hari ini, Komunitas Pendidikan Indonesia (KOPI) Berau bersama dengan belasan santri dari Pesantren Al-Kholil, Sambaliung, turun tangan membenahi jalan berlubang tersebut. Dengan peralatan seadanya, KOPI bersama dengan santri menambal lubang menggunakan cor semen.

 

Fery Hayadi, Ketua KOPI Berau menyampaikan, langkah tersebut merupakan inisiatif dari pihaknya yang merasa terganggu dengan adanya lubang-lubang tersebut. Potensi terjadinya kecelakaan akibat menghindari lubang sangat besar, apalagi jembatan tersebut merupakan jembatan penghubung antar Kecamatan yang selalu ramai dilalui pengendara.

"Bukan hanya mengancam pengguna jalan, tapi kalau lubang-lubang ini dibiarkan tentu akan berdampak pada keamanan jembatan. Untuk itu kami berinisiatif untuk menutup lubang tersebut," ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (22/10/2016).

BACA JUGA : Rasakan Jalan Rusak, Wagub Minta Pemkab Buat Surat Untuk Kementerian PUPR

Melalui aksi yang dilakukan KOPI dan para santri tersebut, pihaknya berharap pemerintah terkait yang berwenang terhadap perbaikan jalan di wilayah tersebut untuk segera turun tangan membenahi kondisi jalan di jembatan tersebut.

 

"Semoga setelah ini pemerintah memperhatikan dan turun langsung memperbaiki jalan ini, jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap pengguna jalan baru bertindak," harapnya.

Selain memperbaiki lubang jalan, KOPI Berau juga memberikan donasi buku dan pakaian kepada Pesantren Al-Kholil, Sambaliung.(Marta)